Diduga ada mark up harga dalam pembelian kendaraan Dumptruck milik Bumdes Cidahu

  • Whatsapp
Ilustrasi Dumptruck Jenis Mitsubishi Colt Diesel FE

MITRAPOL.com, Lebak – Pengadaan Unit Kendaraan Dumptruck Jenis Mitsubishi Colt Diesel FE 74 HDV 4X2 tahun 2019 milik Badan Usaha Desa ( Bumdes) Desa Cidahu Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak diduga adanya penggelembungan atau markup harga.

Hasil investigasi tim Badak Banten Kabupaten Lebak dugaan mark up pembelian unit dump truck Bumdes cidahu kecamatan banjarsari kabupaten lebak anggaran 2019 karena melebihi standar harga dealer.

Rukmanul Hatta selaku Ketua tim investigasi Badak Banten mengatakan, hasil temuan dilapangan dan konfirmasi ke pihak dealer terdapat selisih Rp 20.000.000 ( dua puluh juta rupiah ) dari harga standar dealer.

Data yang di peroleh dari Usulan Kegiatan pengadaan unit kendaraan alokasi dana Desa Cidahu tahun anggaran 2019 itu mencapai sebesar Rp 416.000.000 ( empat ratus enam belas rupiah ). Sedangkan harga resmi menurut pihak dealer OTR nya itu sebesar Rp 396.000.000 ( tiga ratus sembilan puluh enam juta rupiah ) pada tahun 2019 unit colt diesel fe74hdv 4×2 warna kuning termasuk bak)dump karoseri dan Biaya Balik Nama ( BBN) dan ada perubahan harga sebesar Rp 5 000 000 ( lima juta) untuk tahun 2020 menjadi Rp 401.000.000 ( empat ratus satu juta rupiah).

“Dugaan ini akan kami tindak lanjuti dan menelusuri aliran dana mark-up harga tersebut kepada para pihak yang bermain dengan anggaran Desa Cidahu”, kata H Manul panggilan akrabnya H Rukmanul Hata.

 

Masih menurunnya, dugaan mark-up atau penggelembungan harga ada sebuah sekenario terselubung para pihak dalam dana Desa untuk kepentingan pribadi dan kelompok.

“Kami menduga ada sebuah sekenario terselubung untuk kepentingan pribadi dan kelompok untuk meraup uang dari dana Desa Cidahu melalui pengadaan kendaraan Bumbes tersebut,” kata H Manul lagi.

Sementara tim media Badak Banten dari Deraf Pakta mengkonfirmasi pihak Pengelola Bumdes Cidahu Kecamatan Banjarsari belum ada jawaban hingga berita ini di tayangkan.

“Kami udah berupaya berulangkali konfirmasi melalui WhatsApp Ketua Bumdes tidak merespon, hanya di baca tapi gak di balas,” kata Ali Sujana.

Kepala Desa Cidahu Kecamatan Banjarsari, Cecep selaku Pengguna dan Penanggungjawab Anggaran, saat dikonfirmasi melalui Handphone Selulernya, menjelaskan itu kewenangan Ketua Bumdes dan membenarkan harga dari deler itu sesuai kwitansi yang ditandatangani oleh Ketua Bumdes.

“Iya harga mobil itu sesuai kwitansi pembayaran yang di tandatangani oleh Ketua Bumdes,” imbuhnya.

(Reporter : Eli Sahroni)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *