Kasus corona melesat naik jadi 87 Orang, warga Mimika diimbau patuhi anjuran pemerintah

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Pasien positif Corona di Mimika, Papua pada Sabtu, (2/5) bertambah 20 orang sehingga secara kumulatif berjumlah 87 kasus. hanya dalam satu hari.

“Hari ini ada 20 kasus baru, terdiri dari 1 orang di RSUD Mimika, dan 19 orang di RS Tembagapura” Kata Reynold Ubra selaku Jubir Covid-19 Mimika, melalui Video Conference Sabtu (2/5) malam.

Dari 20 orang yang terpapar Corona tersebut seluruhnya berjenis kelamin laki-laki.

Berikut Identitas pasien di RSUD Mimika, Pasien 068-EDS (41) Jl Mente, Sempan, Mimika Baru.

Pasien di RS Tembagapura: 069- LBJ (54), 070-KSW (44), 071- RMH (22), 072-YJS (27), 073-MYN (39), 074-WTH (51), 075-ATW (49), 076-JNM (52), 077-STN (51), 078-LKT (53), 079-BST (60), 080-SYS (68), 081-HMS (41), 082-AFW (35), 083-UMH (29), 084-RMD (29), 085-YNH (51), 086-DRG (45), 087-VTH (52).

Dari total 87 kasus covid Timika, 13 orang dinyatakan sembuh, dan 3 meninggal. Sedangkan pasien positif yang masih dirawat berjumlah 71 orang yang terdiri dari 23 orang di RSUD Mimika dan 48 orang di RS Tembagapura.

Sedangkan jumlah PDP sebanyak 62 orang, ODP 299 orang dan OTG mencapai 686 orang.

Reynold menerangkan, meningkatnya kasus Covid-19 di Mimika merupakan gambaran bahwa kinerja tracing terus berjalan.

Sehingga dengan cepat mengetahui siapa yang terinfeksi agar dilakukan langkah-langkah antisipasinya.

“Penduduk di Mimika yang mau melakukan pemeriksaan mandiri masih sangat rendah, Sehingga langkah yang dilakukan adalah pelacakan kasus menggunakan rapid tes, melalui Rapid Tes juga tim penyelidikan epidemologi (PE) bisa mendapat gambaran penyebaran corona dan mempersiapkan cara penanganan selanjutnya,” terangnya.

Ubra menyatakan, saat ini situasi yang kurang menguntungkan ada di wilayah Tembagapura, dimana wilayah tersebut suhunya begitu dingin, kemudian ruang publik terbatas, sehingga pengurangan jumlah orang menjadi solusi memutus mata rantai pandemi Covid-19.

Sedangkan di wilayah Timika, selaku Jubir, Ubra kembali menegaskan, satu-satunya jalan hanya dengan sosial distancing dan physical distancing (jaga jarak fisik).

Jika masyarakat ingin penyebaran virus Corona di Timika berakhir harus disiplin terhadap anjuran pemerintah.

“Untuk Timika, instruksi pemerintah sangat jelas yaitu stop bergerak, tetap tinggal di rumah,” tegasnya.

 

 

Reporter : AQM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *