Penasehat GMBI Nagan Raya bantah pernyataan Kechik

  • Whatsapp
Penasehat GMBI Distrik Nagan raya Wahyudin

MITRAPOL.com, Nagan Raya Aceh – Penasehat GMBI Distrik Nagan Raya Wahyudin membantah pernyataan Kechiek (Kepala Desa) Krung Mangkom di salah satu media online, yang dimengatakan Wahyudin melakukan provokasi terkait urusan internal di Gampong Krung Mangkom, Kecamatan Senagan, Kabupaten Nagan Raya pada bulan lalu.

Bahkan, Kechiek (kepala desa) Krung Mangkom, juga mengeluarkan pernyataan melalui disalah satu media itu, menuduh Wahyudin melakukan provokasi terhadap istri Kechiek tersebut dan hal-hal yang tidak pantas dia campuri, kata Wahyudin, Kepada Awak media Mitrapol melalui rilisnya. Sabtu (2/5/2020).

Dikatakannya, penyataan yang disebut oleh Kechiek (kepala desa) Krung Mangkom di salah satu media tersebut, hanya saja mencari pencitraan terhadap masyarakat agar menutupi sifat kebohongan yang dilakukan selama ini yakni terkait dengan korupsi dana desa, yang saat ini sedang diproses di Kejaksaan.

“Adapun pertemuan antara saya dengan istrinyanya tiga bulan yang lalu itu, ingin klarifikasi berita, terkait kasus korupsi dana desa, karena yang bersangkutan tidak berada dirumah maka saya dengan istrinyanya hanya sekedar duduk dan berbicara secara kekeluargaan, karena keluarga mereka juga saudara saya,” jelas Wahyudin yang juga mantan wartawan Tribuananews.com, itu.

Sementara itu, terkait arogansi mantan Ketua Tuha Peut Gampong Krung Mangkom, terhadap salah satu anggotanya jelas itu menjadi tanggung jawab ketua sebagai bentuk rasa kepedulian sesama profesi.

“Kami tidak perlu tahu apa alasan mereka datang ke kantor BPM setempat, yang kami permasalahkan kenapa mantan Ketua Tuha Peut itu bersikap kasar kepada anggota saya, kalaupun kasih peringatan jangan berlagak seperti preman, dan itu dilakukan di depan umum, saya sebagai ketuanya sangat kecewa atas apa yang menimpa terhadap anggota saya,” ungkap Wahyudin.

Perlu diketahui lanjutnya, Atas izin salah satu bidang di kejaksaan Nagan Raya, dan Kapolsek Kecamatan Senagan, merespon baik terhadap Ketua pembina LSM GMBI untuk memediasi antara kedua pihak yang saat ini sudah tidak harmonis lagi.

“Maka perlu kami sampaikan kepada Kechiek ( Kepala Desa) Krung Mangkom, untuk Memediasi perlu dimohon kedua belah pihak antara terlapor dan pelapor, mohon dipahami,” tambahnya.

Menurutnya, Desa Krung Mangkom, butuh kepala desa yang profesional dalam membangun program desa kedepannya, jangan karena Kechiek dalam proses hukum semuanya terbengkalai, disitu juga ada sekdes dan aparatur lain, mohon ini di pantau oleh Camat.

“Saya mohon kepada Bapak Camat Kecamatan Senagan, saat ini masyarakat butuh Kepala Desa yang bijaksana dan profesional dalam membangun Desa Krung Mangkom lebih baik, jangan tutup kemungkinan untuk orang lain dalam membangun desanya sendiri,” pungkasnya.

 

 

Reporter : Sarwadi

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *