Tak kunjung dilantik, Keuchik terpilih gugat Bupati Aceh Timur ke PTUN

  • Whatsapp
Keuchik/Kades Terpilih Desa Blang Pauh Dua Darkasyi

MITRAPOL.com, Aceh Timur – Aneh bin ajaib, sejarah baru di Aceh Timur “BEREH” mencatat kades terpilih yang tak kunjung dilantik PTUN Bupati Aceh Timur, Baru Kali ini Ada kades terpilih yang berani melawan orang nomor I di Aceh Timur, Entah apa yang merasuki Darkasyi hingga berani melawan Bupati.

Sidang perdana gugatan Keuchik/Kades Terpilih Desa Blang Pauh Dua Darkasyi Melawan Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM Thaib.SH berlangsung di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh, Lueng Bata, Selasa (05/05/2020).

Sidang dilaksanakan secara tertutup dengan agenda sidang persiapan, Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Fandi Kurniawan Pattiraja, SH MKn, didampingi Azzahrawi SH, MH (Anggota) dan Rahmat Tobrani SH MH (Anggota) itu diawali dengan proses dismisal, yaitu pemeriksaan persiapan gugatan.

Pihak Penggugat dihadiri Tim kuasa hukumnya, Tarmizi Yakub SH, MH dan Jul Azmi, SH.

Dari pihak Tergugat Bupati Aceh Timur, hadir Kasubbag pembelaan Dan bantuan hukum PPNS, bagian hukum Setda Aceh Timur Mirza Fuadi.SH, dan Kuasa Hukum Tergugat hadir tiga orang Jaksa Pengacara Negara (JPN) dari Kejari Aceh Timur.

Sementara itu juga hadir calon pihak ketiga dalam perkara nomor : 20/G/2020/PTUN.BNA yaitu calon Keuchik yang kalah pada Pilkades Desa Blang Pauh Dua sebagai pihak intervensi Ilyas, namun didepan Majelis Hakim Ilyas menyatakan mundur, dan menyerahkan sepenuhnya perkara ini ke Pemkab Aceh Timur.

Darkasyi selaku Penggugat saat diwawancarai oleh awak media dikediamannya mengatakan, “sebenarnya saya adalah korban dari konspirasi politik Tim sukses Bupati pada pilkada yang lampau, padahal saya sendiri tidak terlibat dalam timses kubu manapun, namun saya heran kenapa saya jadi Korban permainan buruk ini, padahal saya menang mutlak dalam pilkades Blang Pauh dua yang di laksanakan pada September 2019 lalu,” ujarnya, Rabu 06 mei 2020.

Lanjutnya, “namun kenyataannya hingga sekarang sudah satu tahun saya belum dilantik, Ini menjadi preseden buruk bagi calon Keuchik kedepan, kedepan masyarakat jangan coba coba jadi calon Keuchik kalau tidak ada hubungan khusus dengan bupati,” sebut Darkasyi

 

Darkasyi menambahkan, kehidupan masyarakat Desa Blang Pauh Dua kini sangat memprihatinkan, dengan tidak adanya Keuchik defenitif semua program terhenti

“Masyarakat menjerit di tengah wabah corona melanda, siapapun tidak ada yang peduli, termasuk Camat Julok Adnan SAg yang tega menzalimi saya, merekayasa hingga saya tidak dilantik, dan tega melihat penderitaan masyarakat disini,” tutup Darkasyi.

Sidang dilanjutkan pada tanggal10 Mei 2020 dengan agenda pemeriksaan kelengkapan berkas gugatan.

(Reporter : Zul Aceh)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *