Jubir tim Satgas Kota Metro minta maaf, akui ada miskomunikasi soal pasien positif Covid-19

  • Whatsapp

MITRAPOL.com Metro – Adanya salah informasi/miskomunikasi yang disampaikan juru bicara tim satgas Covid-19 kepada sejumlah awak media terkait adanya pasien pertama positif Covid-19 di Kota Metro.

Selanjutnya klarifikasi dilakukan oleh juru bicara tim satgas Covid-19 Kota Metro, Nasir AT bersama Kapolres Metro, Dandim 0411/LT serta jajarannya pada sejumlah awak media di Aula pemkot Metro, Rabu (6/5/2020) malam.

“Saya menyampaikan permohonan maaf ada miskomunikasi, bahwa ada satu pasien PDP yang positif. Nyatanya sore ini saya mendapatkan berita yang bersangkutan tidak di rumah sakit lagi dan sudah dirumah. Sehingga kami dari tim gugus tugas Covid-19 Kota Metro melaksanakan rapat untuk menjemput pasien tersebut dirumahnya dan saat ini pasien tersebut sudah berada di ruang isolasi RS. Ahmad Yani,” ungkap Nasir.

Dijelaskan Nasir, bahwa pasien tersebut sebelumnya telah menjalani isolasi di RS.Ahmad Yani. Namun dinyatakan sehat dan melakukan isolasi mandiri dirumah untuk selanjutnya menunggu hasil Rapit test dari Palembang.

“Pasien berinisial¬† S (51 tahun) perempuan, pada tanggal 16 April lalu membawa surat rujukan berobat ke rumah sakit. Adapun gejala yang timbul keadaan pasien mengalami dada nyeri dan batuk dengan hasil rontgen mirip Covid-19 ,sehingga perlu di isolasi. Pasien tersebut di isolasi hingga senin lalu (4/5) dan nampak sehat. Akhirnya diperbolehkan pulang melakukan isolasi mandiri,” jelas Nasir.

Sementara itu, Nasir menegaskan bahwa ada aturan pasien isolasi sehat diperbolehkan pulang telah sesuai protokol kesehatan dari Kemenkes RI.

“Sesuai protokol kesehatan yang dikeluarkan Kemenkes RI, bila pasien nampak sehat bisa melakukan isolasi mandiri dirumah. Jadi bisa…bukan harus….jadi bisa. Sehingga pihak rumah sakit memutuskan ybs untuk isolasi mandiri dirumah,” tegas Nasir.

Sebagai penutup, Nasir menuturkan terkait penanganan dan langkah – langkah yang telah di ambil oleh tim satgas Covid-19.

“Pagi tadi hasil swab dari Palembang pasien tersebut positif. Artinya pasien tersebut harus di isolasi kembali ke rumah sakit. Oleh karena itu kami mengambil langkah penjemputan pasien. Kami juga telah melakukan contact tracking bagi orang – orang yang berhubungan dengan pasien. Mulai tanggal 16 April lalu, baik keluarganya, pembantunya, sahabatnya kita rapid test. Saat ini sudah 109 orang dan baru selesai 29 rapit test. Oleh karena itu kami minta bantuan apabila ada warga yang pernah berhubungan dengan pasien ini harap melapor ke tim satgas Covid-19 Kota Metro,” tutup Nasir.

 

(Reporter : Muktaridi)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *