Perkara oknum Anggota Dewan Tangerang jalan di tempat, Polres Sumedang didesak segera selesaikan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Tangerang – Tim UPPA (Unit Pelayanan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Sumedang beberapa waktu yang lalu sudah memanggil saksi yakni sopir Mulyadi, Annisa sebagai istri sirinya Mulyadi, dan juga Mulyadinya sendiri selaku terlapor sudah memenuhi panggilan pihak Polres Sumedang khususnya Tim Unit PPA Satreskrim terkait perkara pernikahan siri yang di lakukan Mulyadi yang saat ini masih ter daftar sebagai anggota Dewan di Kota Tangerang.

Saat awak media menyambangi Polres Sumedang bagian PPA Kamis, (22/4/2020) yang lalu langsung menemui Kanit PPA, AIPDA Herry Hendriyana di sela sela waktu kesibukannya.

Dalam obrolan penuh keakraban tersebut awak media mempertanyakan sejauh mana hasil lidik terkait terlapor Mulyadi yang notabennya seorang anggota DPRD Kota Tangerang yang menikah lagi dengan seorang wanita yang kebetulan bekerja di jajaran staf Sekretaris Dewan di Kota Cimahi, Bandung tanpa seizin dari istri sahnya.

Apakah hasil lidik tersebut sudah di lakukan secara maksimal dalam sekup universal oleh Tim PPA Polres Sumedang?

“Kalau untuk bukti-bukti pendukung sudah cukup untuk terlapor menjadi tersangka, tinggal pemanggilan orang tua dari Annisa istri ke duanya Mulyadi dan penghulu yang menikahkan mereka,” ujarnya.

Ada sedikit kendala dari orang tua Annisa untuk di panggil ke polres,sebab kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan.

“salah satu cara yakni nanti kami datangi dan hanya ambil rekaman suaranya untuk memperkuat sebagai bukti pendukung,” papar Herry.

Herry menambahkan bahwa dalam waktu dekat saksi atau yang menikahkan Mulyadi dan Nur Annisa akan segera di panggil tapi lihat juga saat ini masih dalam kondisi yang kurang kondusif di sebabkan wabah corona masih belum tuntas serta PSBB yang di terapkan di beberapa wilayah di lndonesia termasuk wilayah Sumedang, jadi kita tunggu perkembangan ke depan.

Saat di tanya kembali sampai kapan kiranya limit waktu bisa di selesaikan perkara tersebut, Herry menyampaikan “ya kiranya kita lihat nanti atau covid 19 ini sudah berakhir baru kami proses secara intensif untuk menjadikan status menjadi tersangka serta gelar perkara.

Tolong bang sampaikan ke bu Hajjah Dely kami akan semaksimal mungkin untuk menyelesaikan perkara ini sebab kami juga biar tenang andai perkara ini segera selesai karena pekerjaan kami juga untuk perkara-perkara yang lainnya sangat banyak,” Ucapnya penuh serius.

“Kalau hanya orang tua dari istri mudanya Mulyadi jadi patokan untuk menjadikan keterlambatan sebagai saksi karena sakit, untuk penyidik bukan suatu halangan, karena mertuanya Mulyadi kapasitasnya hanya sebagai saksi bukan sebagai pelaku sementara bukti-bukti yang lain kan sudah lebih dari 2 untuk membuktikan terjadinya tindak pidana. Dan kesimpulannya sudah bisa mengarah ke status tersangka.”

Perkara ini bisa di bilang lambat penanganannya laksana jalan di tempat,sebab lebih kurangnya sudah hampir 6 bulan sejak berita ini naik masih dalam lidik yang di lakukan oleh Tim PPA Polres Sumedang.

Dalam hal ini, kiranya Tim PPA Polres Sumedang tidak tinggal diam dan terus bergerak untuk memproses perkara ini hingga tuntas sampai terlapor statusnya menjadi tersangka dan gelar perkara. Dalam perkara ini agar pihak aparat Kepolisian segera melakukan tindakan upaya hukum terhadap terlapor. (Shem)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *