Irjen Pol. Mohammad Iqbal resmi menjabat Kapolda NTB

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Irjen Pol. Mohammad Iqbal resmi menjabat Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) setelah dilantik oleh Kapolri Idham Azis pada Jumat (8/5/2020).

Lulusan Akpol 1991 setelah prosesi sertijab menceritakan, kesan-kesannya selama menjabat sebagai juru bicara Kapolri yang kurang lebih 1,6 tahun, dimana dirinya sebagai Kepala Divisi Humas Mabes Polri yang selalu memberikan informasi kepada Masyarakat lewat berita, siaran, video dan juga medsos dan sering tampil di layar kaca untuk mewakili ratusan ribu personil bahkan juga mewakili nama baik institusi.

“Humas Polri dapat menghibur masyarakat lewat berita, siaran, video, medsos yang menarik dan lain-lain. Kita juga dapat tampil di media untuk berikan informasi ke masyarakat. Strategis dan asyik bukan. Kita sering tampil dilayar kaca untuk mewakili ratusan ribu personil Polri senusantara bahkan mewakili nama baik institusi,” ujar Iqbal seusai prosesi pelantikan dan sertijab di Rumapata Mabes Polri Jalan Trunojoyo No.3 Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2020).

Menurutnya, sosok Kadiv Humas Polri muncul sebagai salah satu public figure di negeri ini. Tugas Humas Polri fokus untuk mewujudkan masyarakat agar terjamin rasa tentram, damai adanya kepastian hukum. Namun juga fokus mewujudkan pesan-pesan bahwa masyarakat dekat dengan polisi.

Humas Polri juga harus kreatif, banyak ide, sering membuat program, seperti membuat film layar lebar di bioskop dan mini series di TV tentang dinamika kehidupan polisi, menginisiasi program Polisiku di TV Nasional untuk menampilkan postur dan sosok polisi penjamin keamanan dan pengayom masyarakat, menggelar event anugrah jurnalis, police movie festival, sering juga melakukan FGD (focus group discussion) dan kegiatan kegiatan lainnya atau membuat video polisi menyanyi, stand up comedy, mengendong nenek tua menyebrang jalan, polisi menjadi guru, polisi dakwah, dan segudang tindakan polisi humanis lainnya.

Prinsip Humas Polri harus semasif mungkin membombardier berita, tayangan positif ke masyarakat di media.

Disisi lain Humas polri juga harus tampil sebagai spoke person/jubir yang cerdas dan profesional. Sehingga informasi yang disampaikan tersebut clear, jelas dan tidak off side.

Era media terlebih media sosial sudah tidak dapat dibendung. Tak bisa terelakkan Humas polri sebagai garda terdepan harkamtibmas harus piawai dan handal, menganalisis, mengelola dan memanage media. Menaikkan isu positif dan menekan isu negatif.

Jalin keakraban dengan temen media dari pemred sampe ke reporter lapangan, karena mereka adalah mitra strategis dalam bekerja. Maju terus Humas Polri.

(BS)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *