Kejari Tobasa santuni warga kurang mampu di Tiga lokasi berbeda

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Toba – Kejaksaan Negeri (Kejari) Toba Samosir kembali melaksanakan aksi bakti sosial dengan cara menyantuni warga yang terdampak Covid-19 di tiga tempat yang berbeda, yakni Kecamatan Silaen dan Bonatua Lunasi, Kabupaten Toba, Kamis (07/05/2020).

Aksi bakti sosial tersebut langsung dipimpin Kajari Tobasa DR. Robinson Sitorus SH.,MM, dengan mengikut sertakan Kasi Intel Gilbeth Sitindaon dan para Staf Kejaksaan Negeri Tobasa.

Dalam kunjungan awalnya, Kajari Tobasa DR. Robinson Sitorus SH.,MM, menyampaikan, kepedulian kepada warga yang kurang mampu dalam menghadapi pandemi Covid-19 murni dari rasa kemanusian.

“Untuk tahun ini masih dalam pengawasan kami, mungkin ada yang masih dibutuhkan segera hubungi kami. Tiga hari yang lalu saya sudah memberitahu agar ini menjadi prioritas pemerintah. Jangan sampai instansi yang lain lebih mengetahui daripada pemerintah kabupaten itu sendiri, jadi supaya ada perhatian”, terangnya.

Seraya menganjurkan pemerintah tidak perlu terlalu kaku dalam penganggaran dana Covid-19. Jika diperlukan diskresi, sebutnya, sepanjang untuk kepentingan negara dan tidak diselewengkan dengan jaminan pendampingan Kejaksaan.

Tiambun Br. Sitorus (65) seorang janda miskin di desa Sinta Dame, Kecamatan Silaen, sebelumnya tinggal di rumah tidak layak huni berukuran 1,5 x 2 m. Kedatangan Kajari atas informasi wartawan membawa setetes harapan bagi ibu dari 2 anak itu, gubuk huniannya sebatangkara selama bertahun tahun diubah menjadi rumah berukuran 3×3 m. Tidak cukup hanya bangunan semi permanen, Kejari juga memberikan bantuan Handphone, sembako dan melengkapi sebagian peralatan rumah tangga seperti meja, lemari dan ambal.

“Saya tidak tahu harus bilang apa lagi, saya hanya bisa berterimakasih untuk segala kebaikan yang diberikan,” ujar Tiambun Br. Sitorus saat menerima Handphone pemberian Kajari Robinson dengan tujuan agar ke depan dapat memberitahukan keperluannya.

Di lokasi lain, Serepina Napitupulu (70) warga Desa Napitupulu juga menerima bantuan sembako. Janda miskin yang hidup dengan seorang putranya yang mengalami gangguan kejiwaan dengan rasa haru dan berurai air mata mengucapkan terimakasih kepada kajari tobasa.

Selanjutnya, rombongan Kajari bergerak ke Desa Harungguan, Kecamatan Bonatua Lunasi dan disana menjumpai seorang janda miskin yang sudah mulai pikun, Renata Br Saragi (85) di gubuk reyot yang dihuninya seorang diri.

Tiga orang janda miskin penerima bantuan sembako dari dana kolektif Kejari Tobasa di Balige dan cabang Porsea berupa beras, gula, minyak, mie instant, telur, susu, sabun mandi, detergent, pasta gigi juga menerima bantuan uang tunai dari anggota DPRD dari Fraksi Perindo Toba Torang Sitorus.

“Kita juga baru dengar informasinya jadi tidak sempat membeli apa-apa, mungkin ini bisa digunakan dan semoga bermanfaat,” ujar torang sitorus sambil menyerahkan amplop berisikan uang kepada Renata Br. Saragih.

 

 

Reporter : Abdi. S

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *