Walaupun kewenangan masih menjadi persoalan, BP2MI akan tetap jalankan tugas dan fungsinya terhadap ABK WNI

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Kasus eksploitasi dan pembuangan jenasah dua ABK WNI di Kapal penangkap ikan Long Xin 629 beberapa hari yang lalu sempat viral di media, menjadi perhatian khusus oleh Pemerintah Indonesia.

Dikutip dari akun media sosial milik Benny Rhamdani, Permasalahan tersebut juga menjadi pembahasan khusus dan juga kajian menarik oleh Kepala BP2MI Benny Rhamdani dengan pimpinan dan anggota Komisi IX DPR RI saat Rapat Dengar Pendapat, Rabu (06/05/2020).

Menurut Benny, BP2MI serius mengenai masalah yang dihadapi ABK WNI tersebut dan sudah mengambil langkah di lapangan dengan berkordinasi dengan Kementerian dan Lembaga terkait.

“BP2MI serius mengenai masalah tersebut dan sudah mengambil langkah dilapangan dengan Kementerian dan Lembaga terkait” kata Benny

Dirinya juga menyampaikan beberapa hal penting, bahwa berdasarkan UU No.39/2004, ABK(Sea Based) tidak termasuk didalamnya. Dan Tugas Fungsi BNP2TKI tidak termasuk ABK.

“Namun dalam banyak Kasus yang terjadi, BNP2TKI saat itu tetap menanganinya” ungkap Benny

Benny menambahkan, dalam UU No.18/2017 Tentang BP2MI, ABK Masuk didalammnya. Akan tetapi sampai sekarang, Peranturan Pemerintah(PP) sebagai tutunan dari UU tsb belum selesai atau pun belum ada.

“BP2MI tentu sangat berharap agar terkait masalah ABK, mulai dari Proses penempatan, Saat dia bekerja dan Purna benar-benar bisa menjadi kewenangan BP2MI. Makanya kami sedang benar-benar mengawal pembahasan PP tersebut” ujar Benny

Walaupun permasalahan kewenangan masih menjadi persoalan, Benny menjelaskan, BP2MI akan tetap menjalankan tugas dan fungsinya sebagai BP2MI terhadap kasus yang dihadapi ABK asal Indonesia yang mendapatkan perlakuan yang tidak semestinya terjadi.

Dan saat ini BP2MI sedang mendalami dan juga menyelidiki secara serius kasus ini dengan beberpa pembahasan, yaitu pembahasan terkait pembuangan jenasah ABK WNI yang di buang ke laut dan juga kasus Eksploitasi yang di alami ABK WNI yang berujung meninggalnya kedua ABK tersebut.

(BS)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *