Gelar rapat dengar pendapat, Ketua DPRD Nunukan: Anggaran penanganan Covid-19 harus transparan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan –  Hj.Rahma Leppa Ketua DPRD memimpin Langsung Rapat Hering masalah Penaganan Virus Covid-19 Ruang Rapat Ambalat DPRD, Jumat (8/5/2020).

Rapat sempat memanas, hadir dari pemerintah daerah Kepala dinas perdagangan kepala dinas Sosial, di Rektur Rumag sakit, Kabag Humas Pemkab nunukan, kepala dinas Keuangan, Adisten.I Muhammad Amin SH.kepala disnaker dan Jubir Covid-19 dan Asisten III Asmar SE..

Amin SH menyimpulkan bahwa Kami dari pemerintah daerah sudah menghadiri undangan rapat dengar pendapat atau hering DPRD kabupaten nunukan.

Rapat ini cukup menyita waktu 3 jam apalagi disertai adu argumen mulai dari 9:30 dari rapat ini ada beberapa hal yang kami sampaikan berdasarkan data dan informasi yang kami himpun dalam pecegahan dan penanganan covid-19.

Baik selaku tim gugus tugas maupun selaku pemerintah daerah kabupaten nunukan dalam Hering tadi kami sudah jekaskan secara Rinci apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah maupun gugus Tugas apa yang sedang dilaksanakan.

Jadi semua proses dan tahapan sudah kita sampaikan secara detail dan secara menyeluruh terkait dengan rapat dengar pendapat penanganan covid-19 ini adalah penanganan secara menyeluruh terhadap aspek-aspek pencegahan dan penangan Covid-19 itu sendiri.

Pemerintah daerah fokuskan pada tiga penanganan yang tadi sudah kita sampaikan bahwa penanganan dari aspek kesehatan atau medis, kemudian penanganan penguatan jaringan pengaman sosial penanganan terhadap dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh Covid-19.

Pandangan dari pemeruntah daerah sudah berjalan sebagaimana mestinya baik dari” penanganan secara medis” penanganan secara sosial” maupun “penanganan secara dampak ekonomin” dari pada Covid-19 ini dari penanganan ini sudah mengalokasikan anggaran untuk secara keseluruhan itu kurang lebih Rp 70.000.000.000 (Tuju Pulu Milyar)

Dimana Anggaran ini Terbagi Dua yaitu penanganan yang dilakukan secara kegiatan yang dilakukan oleh SKPD teknis dinas kesehatan di Rumah Sakit

kemudian penanganan dilakukan secara bantuan tidak terduga dalam penanganan tanggap darurat bencana.

dalam penanganan ini dialokasikan sedemikian rupa anggaran untuk dalam rangka pencegahan dan penanganan Covid-19 sehingga penanganan ini berlangsung secara masilar Sehingga nantinya bisa diatasi bahkan bisa dilakukan pencegahan,

Penanganan secara kompleks dan menyeluruh.

Harapan dan penjelasan dari pemkab nunukan bisa di terimah dan bisa menjadi bahan anggota DPRD dalam melaksanakan fungsinya salah satunya dalam fungsi pengawasan sehingga apa yang kita lakukan ini betul-betul terkontrol.

Kami sangat berterima kasih atas Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini apa yang selama ini viral di media sosial atau informasi-informasi kurang berimbang belum lengkap dalam rapat dengar pendapat tadi kita sudah sampaikan dengan sejelas jelasnya.

Dalam rapat hearing ini kami dan pemda sesuai dengan undangan menghadirkan seluruh SKPD atau instansi terkait dengan penangan covid-19 ini baik dari aspek kesehtan, aspek sosial, maupun aspek penguatan ekonomi ini di masyarakat dengan penjelasan SKPD dalam rapat hering hari ini yang sangat sangat detail mudah-mudahan bisa menjadi informasi yang lengkap bagi DPRD maupun kepada masyarakat khususnya kepada wartawan agar memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

kesiapan kebutuhan pokok menghadapi puasa dan hati raya idul fitri menurut Muhammad Ann SH bahwa berdasarkan laporan dari dinas perdagangan sebagai instasi teknis menagani masalah pasar saat ini bahan pokok di kabupaten nunukan masih mencukupi bukan hanya menghadapi hari Raya Idulfitri tapi termasuk kedepan dan lebaran tingggal 2 minggu lagi mudah-mudahan ketersediaan ini masih mengakomodir kesiapan untuk penyongsong idul fitri yang akan datang.

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *