Awasi pembagian BLT, Kadinsos Pandeglang terjun langsung ke lokasi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang – Dampak pandemi Covid-19 bagi masyarakat Indonesia umumnya dan masyarakat Kecamatan Carita khususnya membuat perekonomian benar-benar anjlok atau pun lumpuh.

Untuk membantu masyarakat, Pemerintahan pusat telah membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) hampir diseluruh Indonesia sudah dikucurkan terhadap masyarakat yang sudah terdata di pusat dengan jumlah kuota untuk masing-masing desa.

Adanya kabar pembagiaan BLT ini sempat membuat ramai kantor desa Sukajadi yang didatangi warga Desa Sukajadi, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang Banten untuk mempertanyakan pembagian BLT dari pemerintahan pusat tersebut seperti apa.

Kedatangan masyarakat ke Kantor Desa untuk meminta perhatian pemerintah untuk mendapatkan BLT karena usahanya mengalami kelumpuhan total akibat wabah Covid-19.

Mendengar keluhan masyarakat yang datang dari berbagai Kecamatan yang ada di Kabupaten Pandeglang, Kadinsos Kabupaten Pandeglang H. Nuriah, S.KM, M.Si terjun langsung ke Desa Sindang Laut yang ditunjuk sebagai lokasi pembagian BLT oleh Kantor Pos.

H. Nuriah, S.KM, M.Si, selaku KadinSos Kabupaten Pandeglang ke Mitrapol.com menjelaskan bahwa dirinya sedang mengajukan data kepusat untuk di valdasi supaya masyarakat mendapatkan bantuan sosial akibat Covid-19 ini. Minggu (10/5).

Adanya laporan kepada saya tentang warga desa Sukajadi yang ramai-ramai mendatangi kantor desa untuk mempertanyakan BLT, biarpun hari ini haru libur, saya tetap terjun langsung untuk menjelaskan kepada warga dan memantau langsung pencairan BLT dari pusat ini.

Saya peribadi meminta maaf terhadap masyarakat atas kurangnya sosialisasi tentang penjelasan akan jenis-jenis bantuan sosial yang akan dikucurkan sehingga menimbulkan kesalah pahaman antara warga dan perangkat desa, terangnya.

Tambahnya lagi, untuk bantuan sosial ini ada 4 jenis, yaitu bantuan sosial dari pusat, bantuan sosial Provinsi, Bantuan sosial Kabupaten,d an bantuan sosial Dana Desa.

Semua ini ada kuotanya masing-masing, baik pusat, provinsi, kabupaten dan desa, semua itu datanya harus disetorkan kesaya melalui Kesos dari kecamatan masing-masing yang ada di Kabupaten Pandeglang.

Jadi masyarakat harus mengerti jangan mudah terprovokasi dengan berita yang belum bisa dimengerti, contohnya hari ini pembagian BST (Bantuan Sosial Tunai) dari pemerintah pusat dengan data yang sudah dikeluarkan oleh pusat, untuk pencairan BST dari provinsi yang sudah mendapatkan dari pusat tidak mendapatkan lagi, setelah itu turunya BST dari kabupaten Pandeglang yang sudah mendapatkan baik dari pusat dan provinsi, tidak akan mendapatkan dari kabupaten.

Nah yang terakhir bantuan dari Dana Desa yang sudah mendapatkan dari Pusat, Provinsi,Kabupaten, dan Kabupaten tidak akan mendapatkan dari Dana Desa, lanjut Nuriah.

Semuanya lagi extra dalam bekerja untuk bansos Covid-19 ini, masyarakat kami harap untuk bersabar, mudah-mudahan dari ke-4 jenis Bansos ini bisa dirasakan semua masyarakat yang benar-benar terdampak covid-19 ini.

Saya musyawarahkan di kantor kecamatan Carita yang dihadiri oleh Camat, Kades, RW, RT, ketua BPD dan perwakilan masyarakat agar bisa saling membantu dan mendukung supaya bansos Covid-19 ini benar-benar secepatnya dirasakan semua masyarakat yang terdampak keadaan yang saat ini dialami oleh masyarakat Indonesia umumya, Pandeglang khususnya, jelasnya.

Jangan sampai ada yang mendapatkan bansos ini sampai tumpang tindih, jika sudah mendapatkan program pemerintah contohnya, PKH, BPNT dan lainya tidak akan mendapatkan bansos Covid -19 ini.

Pantauan saya dalam pencairan tadi, saya melihat orang tua yang sudah lanjut usia dengan meneteskan air matanya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat, dan didepan saya, dia menghitungkan jumlah uangnya Rp.600.000, saya sangat terharu dan senang bahwa itu sudah tepat sasaran, tutup Nuriah.

 

 

Reporter : R. Siregar.

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *