Sekdes Umiyal diduga korupsi Dana Bansos PKH 2017-2020

  • Whatsapp
Bhabinkamtibmas Desa Umiyal menerima laporan dari warga penerima bantuan PKH.

MITRAPOL.com, Maluku Utara – Penyaluran dana Bantuan Sosial (Bansos) untuk Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Umiyal, Kecamatan Pulau Gebe, Halmahera Tengah (Halteng) menuai protes dari sejumlah warga, Minggu (10/5/2020).

Pasalnya, penerima bantuan PKH desa setempat dinilai tidak transparan dan seolah tertutup. Hal itu dilakukan oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Umiyal, Sahrul Galib, dengan cara menyembunyikan bukti transaksi dan buku rekening milik warga yang berhak menerima.

Dari perlakuan itu, Sekdes Sahrul dilaporkan ke salah satu Bhabinkamtibmas yang bertugas di Desa Umiyal. Berikut cara Sahrul (Sekdes) memberlakukan dana PKH kepada warga Umiyal.

Pertama, setiap pembagian dana PKH di Desa Umiyal tidak di ikut sertakan dengan bukti transaksi penarikan dari Bank (Slip). Semua bukti disembunyikan oleh Sekdes.

Kedua, peserta penerima bansos PKH tidak memegang buku Rekening dan Kartu ATM, semua dikuasai oleh Sekdes.

Ketiga, sejak tahun 2017 sampai 2020, warga penerima tidak mengetahui cara pencairan atau penarikan uang karna di tutupi oleh Sekdes. Pencairan uang tersebut secara pribadi dilakukan oleh Sekdes.

Yang terakhir, Sekdes selalu melakukan pemotongan di setiap warga penerima bantuan PKH hingga jutaan rupiah. Hal itu selalu dilakukan oleh Sekdes pada saat dana tersebut dicairkan.

Berikut Tujuh orang warga Desa Umiyal yang merasa dibodohi oleh Sekdes sejak tahun 2017 sampai 2020 atas bantuan dana bansos PKH dari Kementerian Sosial.

Sadia Salim (30), Rabia Karim (50), Hasima (52), Hamsia sabtu (41), Fatia Jalil (43), Amiran Mansur (32), dan Jalila Husain (40).

Tujuh orang ibu rumah tangga ini berharap kepada pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas penyelewengan dana Bansos PKH yang dilakukan oleh Sekdes Umiyal sejak tahun 2017.

 

 

Reporter : Sahwan

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *