LASKAR: Copot dan Proses Kepala Bank Aceh Syariah karena terindikasi melanggar prosedur pencairan kredit

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Banda Aceh – Lembaga Advokasi Sosial Kemasyarakatan Aceh Raya (LASKAR) kembali menyoroti Bank Aceh Syariah yang diduga “terlilit” masalah penyalahgunaan wewenang dalam pencairan kredit kepada Makmur Budiman beberapa waktu yang lalu ungkap LASKAR, Senin (11/05/2020)

LASKAR mengatakan jika POLDA Aceh harus fokus memeriksa kepala pencairan kredit dan juga kepala Bank Aceh Syariah itu secara intensif bukan Makmur Budiman yang seorang pengusaha dan nasabah, karena berapa pun seorang nasabah mengajukan kredit selama di setujui oleh pihak yang berwewenang di Bank tersebut ya tidak ada masalah,” ucap Ketum LASKAR.

Ketum LASKAR meminta kepada Dewan Komisaris Bank Aceh untuk mengevaluasi kinerja Haizir selaku Kepala Bank Aceh Syariah terhadap hal tersebut dan hal-hal menyangkut kemajuan Bank Aceh semenjak di alihkan ke Bank Syariah, apakah Kepala Bank Aceh Syariah itu “rapornya” baik atau malah sangat mengecewakan…? dan jika kinerjanya tidak baik selama ini maka LASKAR mendesak kepada Komisaris Bank Aceh Syariah untuk “mencopot” jabatan Kepala Bank Aceh yang saat ini di jabat oleh Pak Haizir ucapnya.

LASKAR menilai bahwa kepala Bank Aceh Syariah saat ini hanya pintar “buang badan” saja jika terjadi masalah, seperti permasalahan kredit Makmur Budiman, ini contoh buruk dari seorang Kepala Bank yang seharusnya dapat menghadapi dan menjelaskan permasalahan tersebut ke publik dengan baik sehingga tidak menjadi “bola liar” yang “panas” mengarah kepada siapa saja termasuk kepada Makmur Budiman nasabahnya sendiri yang seharusnya diberikan “kenyamanan” atas kerjasama yang telah dilakukan bersama Bank Aceh ujar Teuku Indra Ketum LASKAR itu kepada awak media.

Masih menurut LASKAR jika dalam permasalahan ini ada yang “aneh”, jika ada yang salah maka  kenapa sasaran salahnya seakan-akan diarahkan kepada nasabah kreditnya, ini kan tidak masuk di akal sehat kita, seharusnya yang “dibidik” itu seharusnya Kepala Bagian Kredit dan Kepala Bank Aceh Syariah lah yang harus bertanggung jawab mutlak dalam hal tersebut, apakah mereka telah sesuai “prosedur” dan Standart Operation Procedure (SOP), apakah  mereka telah melakukan kesalahan atau kelalaian terhadap permasalah pencairan kredit tersebut ucap Teuku Indra.

LASKAR meminta kepada Direksi Komisaris Bank Aceh Syariah agar segera mencopot jabatan Kepala Bank Aceh dari Pak Haizir, menurut penilaian LASKAR belum dapat “menorehkan” prestasinya yang telah membuat ketidaknyamanan dan keamanan berinvestasi nasabahnya seperti permasalahan kredit Makmur Budiman, maka Komisaris Bank Aceh Syariah sebaiknya segera mencopot itu Kepala Bank Aceh Syariah yang sekarang ini dan ganti dengan Sumber Daya Manusia (SDM) Aceh yang lebih baik lagi atau kalo Kepala Bank Aceh Syariah Pak Haizir “tau diri” atas ketidakmampuannya “memimpin” sebaiknya segera mengundurkan diri dari Jabatannya dan mempertanggung Jawabkan kinerjanya selama ini kepada Dewan Komisarisnya ucap Ketum LASKAR.

Ketum LASKAR mengatakan jika ada issue seakan-akan Makmur Budiman orang yang “bersalah” dalam hal ini maka itu adalah “opini yang salah kaprah” dikarenakan Makmur Budiman hanyalah seorang nasabah yang mengajukan kreditnya dan LASKAR mencium “aroma bau busuk” jika ada pihak di Bank Aceh Syariah yang ingin mengambil moment tersebut demi menyelamatkan dirinya sendiri,” tutup Ketum LASKAR.

(Redaksi)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *