Lawan Covid-19, Ketua DPD FKKGD Papua galang aksi solidaritas Nabire Peduli

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nabire Papua – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Forum Komunikasi Kaderlisasi Generasi Partai Demokrat (DPD FKKGD) Provinsi Papua Tabroni M. Cahya melalui Sahabat TMC dan Sahabat Menata menggelar aksi solidaritas Nabire Peduli.

Ketua DPD FKKGD Papua, sekaligus sebagai Bendahara DPC Demokrat Kabupaten Nabire, menjelaskan kepada wartawan Mitrapol.com via telfon bahwa dirinya saat ini berada di Jakarta, belum bisa kembali ke Nabire dikarenakan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), ujarnya, Sabtu, (9/5/2020).

Lanjutnya, kegiatan aksi solidaritas yang dilaksanakan hari ini adalah inisiatif dirinya selaku Ketua DPD FKKGD, Kegiatan Nabire lawan Covid-19, dilakukan dengan membagikan 2000 masker dan paket sembako di daerah-daerah terdampak Virus Corona (Covid-19).

Kriteria penerima paket sembako adalah masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sesuai survei yang dilakukan oleh Tim SahabatTMC dan Sahabat Menata, agar bantuan tepat guna dan tepat sasaran.

“Adapun instruksi partai, dari DPP, dalam bentuk sekecil apapun itu para kader di daerah bisa berbagi, sehingga apa yang bisa kita lakukan di daerah termasuk tahap pertama kita sudah lakukan oleh DPC-DPC.

Tabroni mengatakan kegiatan hari ini di laksanakan dikarenakan panggilan jiwa, dalam menghadapi pandemi Covid-19 tentu sebagai warga Negara dan sebagai masyarakat apa lagi kita termasuk tokoh intelektual yang di daerah Nabire,sekecil apa pun yang kita bisa bantu “yah, kita bantu.sehingga saya bersama tim bisa berbagi dengan sesama terutama masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan, makanya kami sebagai relawan mensurvei juga agar kita bisa tauh bahwa siapa yang layak agar bantuan kami betul-betul tepat sasaran karena tidak mungkin kalo kita memantau semua karena bantuan dari kami atau kemampuan kami juga terbatas pada intinya kita sebagai tokoh intelktual yang di percayai oleh masyarakat di daerah karna kita tidak mauh dengar masyarakat Nabire atau lingkungan kita bahwa sulit sekali sampek tidak makan,ini kan tanggung jawab kita bersama pemerintah pusat,provinsi,daerah,yang kita antisipasi.,”Katanya”.

Lanjut, kegiatan yang berjalan di Nabire hari ini,Karna saya masih di jakarta.dalam kegiatan Bakti Sosial (BAKSOS) hari ini di Nabire, Saya juga salah satu Ketua FKKGD Papua,(Forum Komunikasi Kaderlisasi Generasi Partai Demokrat Provinsi Papua),saya di daulat pemegang mandat menjadi Ketua walaupun struktur secara utuh belum terbentuk dengan baik,” ucap Tabroni.

Tabroni menambahkan, ada juga rekan-rekan dari partai Demokrat,yang diinsiatif oleh (FKKGD) Forum Komunikasi Kaderlisasi Generasi Demokrat di jakarta mengajak saya untuk mengikuti kegiatan bakti sosial berbagi masker dan sembako,yang bertempat di Cakung hari ini dan sedikit banyak pun saya juga ikut menyumbang berupa masker.yang di rencanakan soreh hari.

Saya ikut dalam kegiatan Bakti Sosial didaerah cakung ini,adalah ajakan dari teman-teman FKKGD di Jakarta karna saya adalah salah satu dari FKKGD dan sekaligus salah satu donatur dalam kegiatan Mereka pada hari ini.
Kegiatan yang sama yang di lakukan di Nabire juga jalan, kebetulan saya terlockdown atau PSBB posisi di Jakarta dari pada nganggur kita juga ikut serta berkontribusi untuk masyarakat Jakarta, nanti di kolaborasi atau di sambungkan.dengan kegiatan yang di dua tempat, dan saya tegaskan bahwa bukannya karena kita mampu, ini murni panggilan Hati dan panggilan jiwa untuk Indonesia yang lebih baik, tegasnya.

Tabroni juga menghimbau kepada masyarakat, apapun itu harus di pahami dulu yang pertama bahwa virus corona ini adalah virus yang berbahaya dan menular jadi himbauan saya kepada masyarakat ikuti aturan atau anjuran pemerintah sesuai protokol kesehatan sekalipun di anggap musuh kita yang tidak kelihatan,keluar rumah tetap menggunakan masker,kalo masuk kerumah dari luar kita harus cuci tangan minimal cuci tangan pakai sabun harus bersih pokoknya sesuai dengan anjuran protokol kesehatan.

Kita juga sangat perihatin terutama kita tidak boleh melihat atau mengukur dari daerah lain, seperti Mepago juga,terutama di daerah nabire disisi lain masyarakat itu di rumahkan.dan saya tauh bahwa masyarakat kita ini tahan di rumah,tetapi harus digaris bawahi bahwa segenap tumpah darah masyarakat INDONESIA itu kewajiban Pemerintah

“Bukan kita menyalahkan Pemerintah,dalam hal ini di tingkat daerah seperti Bupati artinya Eksekutif dan Legislatif bagaimana bersama sama melihat kondisi kesulitan masyarakat.

Karena masyarakat hari ini sudah taat ada di rumah, nah karena virus corona atau Covid-19 ini berlanjut berbulan bulan, orang tidak mampu kerja atau tidak bisa kerja keluar karena kondisi pandemik ini tentu kita tauh bersama setelah PSBB di masing-masing daerah pasti ada bantuan sosial, tapi harapan kita jangan terlalu kakuh dengan aturan hingga mengabaikan dengan masyarakat yang kesulitan.

Coba pemerintah cari solusi yang lebih simpel atau yang lebih cepat bagaimana sumbangan ini sampai di masyarakat karena saya melihat hari ini masyarakat sudah teriak-teriak jadi wajar karena lapar Nah kalau ini semakin lama kita takut ini persoalan semakin rumit artinya ketika orang lapar mauh mati di rumah tidak munagkin dia tinggal di rumah,

Sehingga jangan salahkan masyarakat bukanya masyarakat tidak mematuhi tapi ini harus di pahami oleh semua pihak terutama pemerintah, ayo cepat masyarakat kita masing-masing lihat agar cepat bantuanya sampai di tangan mereka, tutup Tabroni,

 

 

Reporter : Adm

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *