Kebakaran hanguskan ruko berlantai 2 di Desa Caringin Pandeglang

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang – Kepedihan dan keadaan akibat dampak covid-19 sangat dirasakan oleh masyarakat Indonesia umumnya, dimana akibat usaha masyarakat lumpuh total.

Ruko berlantai 2 milik H.Darto mengalami kebakaran yang beralamat di Kp. Kademangan Rt. 012 Rw. 004, Desa Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang Banten ditengah-tengah mewabahnya covid-19.

Rumah Toko 2 lantai permanen sekitar pukul 09.00 WIB selasa pagi,terjadi kebakaran pada ruko yang dimana menghebohkan masyarakat melihat ruko mengeluarkan asap tebal.

Egi (40)th,dan abdul yang kegiatannya sehari-harinya sebagai pedagang ini menjelaskan keawak media melihat kaget dengan adanya asap dan api diruko lantai 2 milik pak H. Darto.

“Yah kaget pak, Ruko milik pak H. Darto dilantai 2 yang sekalian tempat saya dagang terdengar adanya letupan dan bau asap kebakaran saya langsung berteriak kebakaran-kebakaran.” terang Egi.

Hal kejadian kebakaran ini dibenarkan oleh Kompol Nono selaku kapolsek Labuan Polres Pandeglang ke Media Mitrapol.com saat dikonfirmasi melalui pesan whatsappnya.

Iya benar “terang Kompol Nono, sekitar pukul 09.00 WIB tadi pagi telah terjadi kebakaran di Ruko Kp.Kademangan Rt.012 Rw.004 Desa Caringin, kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang,Ruko permanen 2 tingkat milik Saudara. H.Darto. Selasa, 12/05/2020.

Anggota Polsek Labuan sudah terjun keTKP untuk memintai keterangan para saksi kejadian tersebut.

Tambahnya, terjadinya kebakaran ini untuk sementara diduga api berasal dari konsleting listrik dari kipas angin yang menempel diatap tembok atap lantai 2.

Pada saat kejadian lantai 2 dalam keadaan kosong ,adapun barang yg terbakar plapon dan kasur serta pakaian.

Ruko inikan dijadikan tempat dagang oleh Egi yang sekaligus jadi Saksi, terang Kapolsek.

Saat kejadian saksi sedang berada di lantai bawah melayani konsumen / pembeli,dengan mendengar suara di lantai atas dan tercium bau asap diruko milik H.Darto ini.

“Dalam kejadian kebakaran ini dipastikan tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materil saja sebesar kurang lebih Rp. 7.000.000,- (tujuh juta rupiah),” imbuh Kompol.Nono.

(R.Siregar)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *