Warga Desa Sinar Manik keluhkan BLT yang tidak tepat sasaran

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Bangka Barat – Beberapa Warga Desa Sinar Manik Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat mengeluhkan sistem penyaluran BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang diselenggarakan pada hari Jum’at (08/05/2020) pada malam hari pukul 19.00 wib.

Sulaiman salah satu warga Sinar Manik RT 01, menyayangkan kenapa pembagian BLT itu dilaksanakan pada malam hari.

“Saya mengeluhkan pembagian BLT tadi malam, pada saat pembagian BLT disalurkan namun tidak melibatkan pihak terkait seperti Kepala Desa, Babinkamtibmas dan Babinsa, hal itu menimbulkan kesan tidak transparan bagi masarakat,” kata Sulaiman.

Sulaiman mengatakan selain tidak ada keterbukaan, pembagian BLT dari DD itu juga dinilai kurang tepat sasaran.

Menurutnya ada beberapa warga yang dinilainya berhak dan pantas menerima bantuan tersebut justru tidak dapat sama sekali, sebaliknya warga yang dipandangnya mampu dalam bidang ekonomi malah dapat BLT.

Hal ini lanjut Sulaiman, menimbulkan ketimpangan dan kesenjangan di tengah masyarakat sehingga kecemburuan sosial tak bisa di hindari lagi.

Bagi warga yang terdampak covid-19 dan tergolong warga tidak mampu yang pantas dan lebih berhak menerima bantuan itu, empat orang diantaranya keluhkan kan dan menyayangkan atas BLT yang seharusnya diterima oleh mereka malah tidak dapat.

Salah satu warga Dusun Kebun Teh, Sumiati (39) merupakan warga desa Sinar manik RT 02 menyayangkan atas ketimpangan sosial ini.

“Keluarga kami tergolong kurang mampu dari segi ekonomi, saya kerja sebagai pembantu di kecamatan Parit Tiga, suami saya kerja serabutan dan kami memiliki tiga orang anak yang masih kecil,” kata Sumiati.

“Kami mengharapkan bantuan langsung tunai itu diberikan juga kepada keluarga kami, karena kami juga warga yang berhak mendapatkannya ” tutup Sumiati.

Sementara itu Ketua RT 02, Teguh, ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa semua warga RT nya yang memenuhi syarat untuk dapat BLT sudah di data dan datanya sudah di setor ke kantor desa Sinar Manik.

Terpantau awak media, salah satu penerima BLT yang merupakan warga RT 02 memiliki rumah beton permanen dan layak huni serta mempunyai usaha warung dan suaminya memiliki usaha tambang Pasir Timah.

Sementara warga lainya yang bernama Adi Syaputra yang tinggal di rumah Ukuran 3×3 meter dengan dinding dari gipsum, tidak punya dapur dan tidak punya kamar mandi justru tidak menerima BLT.

Adi juga merupakan seorang buruh harian dengan penghasilan tidak menentu, Adi dan istri sangat berharap bantuan seperti ini dapat diterimanya, namun apalah daya ternyata bantuan tersebut tidak menghampirinya.

Dalam hal ini Adi berharap kebijaksanaan Pemdes Sinar Manik, dia ingin bantuan tersebut disalurkan kepada orang yang benar-benar berhak.

Teguh selaku ketua RT 02 menyayangkan kenapa Begitu BLT di salurkan namun tidak tepat sasaran dan banyak yang terlewatkan.

Teguh selaku ketua RT 02 tidak menyangka data calon penerima BLT yang diserahkan olehnya ke Desa Sinar Manik namun sebagian tidak menerima Bantuan tersebut.

Ketua RT 02 beralasan ketika pelaksanaan musdes untuk penetapan penerima BLT yang di selenggarakan di kantor Desa Sinar Manik, beliau tidak dapat Hadir dikarenakan barusan mendapat musibah berupa jatuh dari sepeda motor.

Sementara Kepala Desa Sinar Manik ketika dikunjungi awak media mengatakan, seluruh warga yang belum kebagian BLT nantinya akan di berikan bantuan lain yaitu bantuan dari provinsi dan kabupaten berupa bantuan sembako.

Mengenai kesimpang siuran pembagian BLT yang tidak tepat sasaran, Kades tidak bisa berkomentar banyak, karena menurutnya Data penerima BLT yang didapatnya itu diperoleh dari semua RT dan pihak terkait lainnya.

 

 

TIM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *