Dinas PU Kabupaten Nunukan jawab tudingan soal tender proyek 

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nunukan Ir.H.Muhammad Sofyang

MITRAPOL.com, Nunukan – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nunukan Ir.H.Muhammad Sofyang menanggapi tudingan yang disampaikan oleh anggota dewan, yang pertama dana PU sudah dipangkas untuk covid itukan tindak kebijakannya pimpinan dari pusat.

Mengintruksikan, jelas bupati sudah menindak lanjuti terkait dengan lelang itu sudah prioritas tapi yang disampaikan bupati itu benar itu sangat prioritas juga berdasarkan Musrembang baru kali ini kita realisasikan.

Dinas bekerja bekerja berdasarkan musarembang, proyek yang sudh dilelang melalui LPSE apa saja?

Sopyang: yang tertera dari penyampaian humas karna ini yang sangat prioritas salah satu contoh itu yang kalau akses dari masyarakat itu yang dilalui bisa jadi bermasalah maka dari itu melalui PU kita harus lelang itu kegiatan tersebut.

Termasuk PT.SP dari bidang ciptakarya, ada maupun dari bidang penhairan tapi belum kita angkat secara bertahap.

Apakah target DPU bisa tercapai?

Soal target agak sulit tercapai karena sjumlah program yang Rencana mau ditender terpaksa dibatalkan disebabkan adanya Civid-19.

Banyak program kita terbengkalah tidak mencapai.

Sopyan: iya memang ada sebagian, sebenarnya begini kegiatan kegiatan ini hampir semua wilayah yaitu wilayah 1 2 3 maka dari itu kegiatan yang tempo hari ada dua kita ambil yang penting bisa merata.

Mudah mudahan diwaktu yang akan datang anggaran bisa stabil kita akan anggarkan kembali di tahun 2021 dan 2022.

Saat ditanya program yang sudah dilelang itu anggaran DAK ini distop kan dari instruksi mentri keuangan.

Sopyan: iya memang kalau DAK melalui usulan kementrian bahwa yang sudah lelang atau yang belum lelang itu pending tapi kalau yang sudah ada kontraknya tetap berjalan itu PMK nya sudah ada yang kontraknya masih ada.

Soal tender itu nanti kebijakan dari pusat, kalau dari pusat sudah ada edarannya bahwa yang belum dilelang tempo hari kalau bisa kita lelang ya kita lelang tergantung dari pusat kata Ir H.Muhammad Sofyang karna kita ketergantungan dari pusat jangan sampai kita sudah Tender Anggarannya tidak ada .

Kalau ada edaran dari mentri di pusat bahwa yang tempo hari kita pending jadi kita buka sepanjang belum ada edaran itu kita belum seberapa dilakukan pelelangan.

Saat ditanya proyek yang sudah dilelang apakah ini sudah dibuat kontrak ?

Sofyang belum, sementara kita lelang kan itu ada tahap tahapannya lelang itu ada sanggahan baru nanti ada beberapa tahapan tahapan sudah dilaksanakan baru kita kontrak.

Soal tudingan yang fisampaikan Anghota Dewan yang menyangkut proyek itu, mungkin ada yang bisa diklarifikasi

Menurut sofyan sebenarnya DPRD dan pemerintah mitra soal pelelangan proyek melalui LPSE seharusnya DPRD langsung kordinasi dengan dinas tehnik jangan langsung diekspos tanyakan keteknis supaya berita kita bisa seimbang.

Dimasa datang kalau masalah Tehnik baiknya kordinasi kepada dinas tehnik Namanya juga antara DPRD dan pemerintah daerah dibawah pimpinan Hj. Asmin Lauran Hafid SE.MM dengan ke stafnya PU harus banyak kordinasi karna kita mitra jadi berita itu seimbang.

Jadi apa yang disampaikan kita bisa klarifikasi sepanjang ada kordinasi sebenarnya hanya kordinasi yang tidak sinkron tapi kalau kita membangun kordinasi dan bisa memperbaiki kesalahpahaman, karna memang DPRD dan Buparti dipilih oleh rakyat apalagi kita mitra kalau ada sesuatu ya kordinasi kebidang ketekhnisnya.

Sebaiknya DPRD jangan langsung diekspos tapi mengedepankan miss comunication lebih dulu supaya berita itu seimbang.

Tapi kan hak progratif DPRD melakukan Control ?

Benar hak DPRD tetapi kan DPRD sebagian dari Pemerintah, DPRD tidak semestinya melempar issu mengkritis kebijakan pemerintah.

Apalagi soal Anggaran, anggaran yang ditetapkan itukan kesepakatan bersama DPRD jadi bukan semaunya pemerintah, seperti proyek yang dilelang oleh pemerintah melalui LPSE. semestinya harus memanggil dinas tekhnis supaya dijelaskan sehingga tidak menimbulkan presepsi antara pemda dan DPRD.

Lanjud Sofyan mudah mudahan yang akan datang kita sudah perbaiki, namanya manusia tak luput dari keterbatasan ada kekurangan maka dari itu dimasa akan datang mengedepan koordinasi DPRD dan pemerintah harus kompak supaya pembangunan dikabupaten nunukan bisa berjalan dengan baik jangan kita saling menyalahkan tapi kita saling melengkapi sehingga pembangunan dikabupaten nunukan ini berjalan dengan baik.

Saran kepada anggota Dewan perwakilan Rakyar daerah (DPRD) bahwa yang berkaitan masalah Tehnik lebih bagus kalau Dinas Pekerjaan umum di undang atau hering masalah proyek yang sudah dilelang maupun belum dilelang agar kami bisa menjelaskan.

Apalagi pelajsanaan lelang itu dilakukan Scara tranparansi siapapun yang mau ikut bersaing dilahkan baik orang luar maupun orang dalam wilayah nunukan.

Soal lelang atau tender itu bukan arana Bupatibdan wakil Bupati LPSE sudah diberikan kepercayaan apapun hasilnya tidak bisa diganggugugat oleh siapapun karena sudah sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Masalah tehnik bukan Rana Bupati tetapi Rana Dinas Tehnik Dinas apekerjaan Umum kabupaten nunukan ujar sofyang kepada Wartawan.

Kalau misalnya DPRD Ragu maka Kami dari Dinas Tehnik siap memberikan penjelasan dihadapan Para Anggota DPRD nunukan mengenai masalah pekerjaan proyek.

IR.H.Muhammad Sofyang bahwa DPRD sebagai pengawasan control kalau ada yang mau ditanyakan soal kegiatan proyek bisa melakukan dan Mengedepankan miss comunication tidak perlu melempar Issu kepublik itu hak Progratif DPRD.

Kedepankan komunikasi kalau ada sesuatu kita hearing panggil saya selaku kepala dinas pekerjaan umum siap memberikan keterangan baik masalah proyek yng sudh dilelang mupun yang belum supaya saya bisa sampaikan apa yang mau lontarkan jangan dilontarkan dulu kita adakan komunikasi dulu supaya berita itu seimbang, kalau ada pemberitahuan saya sampaikan supaya DPRD dan pemerintah khususnya dikabupaten nunukan dinas tekhnis bisa berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan karna DPRD dan Bupati dipilih oleh rakyat. (Yuspal)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *