Ribuan ulat bulu serang pohon di lokasi “Race Area” Hutan adat Jagaraksa

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak – Ribuan ulat bulu menyerang ratusan pohon meranti dilokasi destinasi Hutan adat “Race Area” Berlokasi di Kp. Cibangkala, Desa Jagaraksa, Kecamatan Muncang, Lebak-Banten.

Nampak sebuah hutan meranti yang sebelumnya terlihat asri dan digemari warga sebagai salahsatu lokasi bermain juga tempat peristirahatan para pengendara yang melintas di Jalan Raya Muncang-Sobang.

Pantauan mitrapol.com saat melihat kondisi Hutan adat saat ini, nampak pohon meranti yang semula indah kini rusak parah. Daun pohon meranti yang dulu hijau lebat kini telah habis dimakan pasukan monster kecil menjijikan hingga tinggal menyisakan ranting kering.

Akibatnya, Para pengunjung terlihat sepi, Deretan kios nampak ditutup pemilik akibat keberadaan ribuan ulat bulu tersebut.

“Jangankan main di sana, mau liwat saja kita mikir seribu kali, ulat bulunya banyak, penuh sampe ke jalanan,” kata Suryadi warga Kp.Cikawah kepada mitrapol.com Kamis, (14/5/2020).

Meski tidak membahayakan, namun Suryadi berpesan agar warga tidak bermain disana sampai ulat itu berkamuplase menjadi kepompong. Lantaran Kata Suryadi, Meski ulat tidak menggigit tetapi bulu ulat bisa membuat kulit gatal-gatal.

Nani, Salah seorang pengendara motor mengaku sangat merinding ketika memaksakan diri melintas di lokasi Hutan adat.

“Walau takut tapi jangan panik, tidak usah lihat kebawah sebaiknya konsentrasi saja kedepan sambil tancap gas,” tukasnya.

Sementara Pihak Taman Nasional dan Tokoh Kasepuhan Adat Kampung karang belum dapat diminta tanggapan terkait keberadaan ulat tersebut.

Warga berharap, ada upaya untuk mencegah agar Ulat bulu tidak berpindah ke Blok hutan meranti yang lebih luas di sebelah lokasi wisata atau Race Area.

(Ubay Pol)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *