SPBU di Aceh Besar kena “Sikat”, LASKAR apresiasi kinerja Polda Aceh

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Aceh Besar – SPBU dengan nomor 14.233.47 yang berlokasi di jalan Banda Aceh – Medan, Sare, Kab. Aceh Besar di “gebrek” Polisi.

Pengrebekan ini berawal dari informasi masyarakat dan lansung ditindak lanjuti oleh Pihak Polda Aceh sehingga didapatkan adanya pengisian bahan bakar minyak jenis Solar bersubsidi kedalam sebuah tangki modifikasi.

Pengisian tersebut dilakukan pada hari Rabu (13/5) sekira pukul 01:00 WIB, dengan jumlah bahan bakar minyak jenis solar yang diisi kedalam tangki modifikasi berjumlah 2500 Liter dengan harga jual sebesar Rp.5.500/Liter dengan jumlah total harga mencapai Rp.13.750.000.-.

Lembaga Advokasi Sosial Kemasyarakatan Aceh Raya (LASKAR) melalui Kabid Humasnya memberikan apresiasi terhadap kinerja Polda Aceh melakukan “gebrakan” ini ucapnya.

LASKAR akan terus mendukung langkah-langkah Polda Aceh dalam hal Penegakkan Hukum di wilayah kerjanya ini, dan LASKAR juga meminta kepada Polda Aceh untuk terus fokus dalam penertiban ilegal minning yang sangat marak di Aceh beberapa tahun yang lalu sampai sekarang sehingga dapat mengakibatkan kerusakkan alam seperti yang terjadi di Aceh Tengah kemarin akibat ulah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab ungkap Kabid Humas LASKAR.

Masih ucap Kabid Humas LASKAR jika Polda Aceh harus terus-menerus melakukan pencegahan dan pemberantasan mafia minyak. ilegal minning dan korupsi yang ada di Aceh ini agar Daerah yang juga dikenal dengan syariat Islamnya ini dapat lebih baik lagi kedepannya dalam membangun Daerah dan masyarakatnya sehingga bisa keluar dari Zona salah satu Provinsi yang termiskin di Indonesia ungkapnya.

LASKAR menilai kinerja Polda Aceh saat ini mengalami kemajuan signifikan dibawah kepemimpinan Kapolda Aceh Bapak Irjen Pol Drs.Wahyu Widada,M.Phil dalam hal penegakkan hukum khususnya di bidang Pemberantasan ilegal minning,Korupsi dan sekarang Polda Aceh berhasil mengungkap “akal-akalan” mafia minyak.

LASKAR akan terus mengawal dugaan non prusedur apa yang dilakukan oleh spbu nomor 14.233.47, ini bukan masalah jumlah yang besar atau kecil kesalahan yang ditemukan akan tetapi jika SPBU tersebut benar adanya telah melanggar aturan maka ini adalah sebuah “kejahatan besar” yang harus dipertanggung jawabkan secara hukum tutup Kabid Humas LASKAR Aizil.

 

 

TIM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *