Bupati Aceh Timur izinkan BLT disalurkan secara tunai

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Aceh Timur – Menyikapi berbagai permasalahan tentang penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Gampong Tahun Anggaran 2020 dan arahan Bupati Aceh Timur, perlu kami sampaikan prosedur pelaksanaan penyaluran BLT-DG agar tetap berpedoman pada Peraturan Bupati Aceh Timur Nomor 14 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Langsung Tunai Dana Gampong (BLT-DG) dalam Kabupaten Aceh Timur, Jumat 15 Mei 2020.

Bupati Aceh Timur H.Hasballah.h
H.M.Taib, SH mengizinkan penyaluran BLT-DG secara langsung oleh pihak desa dengan mengajukan permohonan kepada Bupati melalui camat setempat masing-masing kecamatan.

Hal itu di sampaikan Kepala Inspektorat Aceh Timur Muhammad Faisal,SP saat di konfirmasi media ini 14/05 melalui henphone selularnya.

Menurut M.Faisal, Keuchik/ Perangkat Gampong dan Tim Relawan Gampong Lawan Covid-19 melakukan pendataan secara sungguh-sungguh, adil, serta mengutamakan keluarga miskin atau tidak mampu yang kehilangan mata pencaharian akibat dampak bencana seperti pandemi Covid-19, tidak atau belum terdata (exclusion error) sebagai keluarga miskin penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Kartu Pra Kerja, dan mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun/kronis,Jelas Faisal

Penerima BLT-DG juga tidak termasuk dalam penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) guna menghindari kecemburuan sosial yang mungkin terjadi.
BLT-DG diberikan ke semua keluarga terdampak, kecuali bagi Pegawai Negeri Sipil, TNI/ Polri, Keuchik dan Perangkat Gampong dan orang kaya atau orang mampu.

Dalam hal pendataan, diperoleh jumlah calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melebihi kemampuan anggaran BLT-DG gampong berkenaan, Gampong hanya membayar sejumlah KPM yang prioritas dan selebihnya data calon KPM disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Sosial untuk dapat menerima Bantuan Langsung Tunai Kabupaten, lanjutnya.

Penyaluran BLT DG sedapat mungkin dilakukan secara non tunai, kecuali berdasarkan pertimbangan tertentu harus dilakukan secara tunai diperkenankan, sepanjang Keuchik dan Perangkat Gampong dapat memastikan bahwa penyaluran BLT DG tersebut dilakukan secara benar, tidak melakukan pungutan/ potongan dan BLT DG dapat diterima seutuhnya oleh KPM.

Ia menambahkan Penyaluran BLT DG secara tunai harus dilakukan ditempat-tempat tertentu, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (physical/ social distancing) dan turut diawasi aparatur kecamatan, Polsek, Koramil, Babinsa dan Babinkabtibmas.

(Reporter : Zul Aceh)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *