Pasca insiden pembacokan dan perampasan Senpi di Pospol 99, Warga trauma dan minta jaminan keamanan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Paniai – Pasca Pembacokan terhadap satu anggota polisi yang di sertakan Perampasan Senjata Api (senpi) di Pos Polisi (Pospol) Ndeotadi 99, Distrik Bogobaida Kabupaten Paniai pada Jum’at (15/5), warga setempat trauma dan meminta Pemerintah khusunya pihak Polres Paniai serta Kodim 1705/Paniai agar memberikan Jaminan keamanan bagi ribuan Rakyat 99 dan sekitarnya dengan menugaskan anggota TNI – Polri di wilayah Kampung Ndeotadi, distrik Bogobaida, kabupaten Paniai.

Saat di konfirmasi melalui telfon Whatsapp pada Minggu, (17/5), Kepala suku umum di Ndeotadi 99 Marius Mirip mengatakan, “Kemaren wilayah ini masih aman dengan adanya Personil TNI-Polri, namun setelah kurangnya personil anggota keamanan di wilayah ini, tidak di sangka terjadi hal yang kita tidak inginkan.

“Saya atas nama kepala suku umum di wilayah Ndeotadi 99 dan sekitarnya, berhubung Pos Ramil serta Pospol saat ini kosong dan tidak ada anggota keamanan yang menjaga dan melindungi rakyat, Merius murip Meminta kepada bapak Kapolres dengan Bapak Dandim agar menugaskan kembali serta menyiapkan personil anggota keamanan di wilayah kami, sebab saat ini Pos TNI maupun Pos Polisi tidak ada keamanan (Pos Kosong tidak ada anggota). maka itu saya sangat berharap, guna menjaga serta melindungi rakyat saya minta kembali kepada Bapak Kapolres dan Bapak Dandim untuk menugaskan anggotanya demi menjaga keamanan kami di Ndeotadi 99,” harap Merius Murib.

Di waktu yang sama, melalui telfon Whatsapp, Mama janed panggilan akrap seorang warga di wilayah tersebut menyampaikan,”Saya mewakili ratusan anak-anak bayi dan anak-anak di bawa umur dan juga ratusan ibu-ibu yang berdomisili di sini, kami meminta dengan sangat agar bapak Kapolres dan Bapak Dandim segerah memberikan jaminan keamanan kepada kami, agar kembali menugaskan anggota keamanan TNI-Polri di wilayah kami.

“Kami takut pasca kejadian kemarin, sebenarnya sebelum kejadian kemaren bahwa pada tahun sebelumnya sudah pernah terjadi hal yang lebih sadis dimana terjadi pembunuhan yang di lakukan oleh orang yang tidak di kenal, sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia saat itu,” tuturnya.

“Kami Sangat Berharap kepada bapak Kapolres dan bapak Dandim agar segerah mengirimkan anggota keamanan TNI-Polri untuk menjaga keamanan ribuan rakyat yang ada di wilayah kami,” harapnya sambil meneteskan air mata.

 

 

Reporter OL

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *