LSM LAKI akan laporkan oknum rekanan Dracula

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Aceh Timur – Saiful Anwar Ketua Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) mengatakan, diduga Ribuan Pembangunan Proyek Dhuafa di bawah kendali Perkim Aceh tanpa pengawasan yang ketat, uarnya kepada Sejumlah awak media, Rabu 19 Mei 2020

Menurut Hasil investigasi Lembaga LAKI banyak ditemukannya rumah dhuafa yang dibangun asal-asalan, dan kurangnya pengawasan, sehingga banyak rumah yang dibangun tidak memenuhi spek sebagaiama dokument RAB. Sebutnya

Kita menduga konsultan pengawas tidak pernah turun ke lapangan, buktinya banyak rumah yang di bangun asal asalan, Cetusnya

Sehingga rekanan/kontraktor bebas leluasa membangun rumah tak memenuhi standar kualitas, dan mengurangi item material seperti ukuran besi, tak menggunakan sloft tombak layar (Sopi -sopi) ada yang mengurangi jumlah tiang dan menggunakan peralatan seperti kunci pintu dengan merek murah, imbuhnya.

Saiful menambahkan, seperti temuan di kecamatan Madat dan kecamatan Pantee Bidari, padahal mereka bisa mencontohkan pembangunan rumah dhuafa yang di Bangun di Pantee Bidari oleh CV. Green kontruksi, Hasil investigasi kami, CV tersebut mengerjakan rumah dhuafa sesuai dengan RAB, katanya

Sambungnya, begitu juga di kecamatan Madat, mereka bisa mencontohkan pembangunan rumah dhuafa pada CV. Chiara Utama, atau paling tidak mereka bisa bertanya kepada CV tersebut, kenapa mereka bisa membangun rumah dhuafa sesuai spek, jangan khianati masyarakat miskin. Pinta Saiful

Kami akan melaporkan temuan ini kepada Kajari bahkan ke Kajati Aceh, kami juga mendesak kepada Pihak penegak hukum untuk memantau pembangunan rumah dhuafa dan menindak tegas oknum Dracula yang sudah memperkosa Hak kaum dhuafa, dan Dinas Perkim Aceh juga harus mengevaluasi CV dan Rekanan yang nakal, tutupnya.

 

 

Reporter : Zul Aceh

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *