Hari pertama PSDD di Timika, Satpol PP sita dan angkut barang dagangan milik pedagang bandel

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua mulai menindak tegas pedagang yang berani melanggar aturan pemerintah terkait Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat (PSDD) dalam menghadapi penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Diketahui PSDD mulai diberlakukan di Kabupaten Mimika hari ini, Kamis, 21 Mei hingga 4 Juni 2020.

Pantauan MITRAPOL dihari pertama PSDD, selain adanya 17 titik ruas jalan yang diberikade oleh petugas gabungan.

Juga terlihat, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mimika melakukan razia terhadap seluruh pedagang yang melanggar waktu berjualan.

Dimana Pemkab Mimika hanya mengijinkan berjualan dari pukul 06:00wit hingga pukul 14:00 wit, selanjutnya diminta untuk ditutup.

Pada saat razia, ternyata sebagian Toko masih dibuka dan melewati batas waktu berjualan.

Dinas Satpol PP dipimpin Kepala Dinas, Willem Naa langsung menyita dan mengangkut sebagian barang dagangan di salah salah satu Toko yang ada di Jalan Nawaripi, Timika.

Pengangkutan barang sitaan menggunakan Mobil Trek milik Dinas Satpol PP Mimika.

Kepala Dinas Satpol PP Mimika, Willem Naa pada saat memimpin razia kepada MITRAPOL mengatakan, penyitaan barang dagangan sebagai bukti bahwa pemerintah mulai tegas dalam pemberlakuan PSDD di Timika.

“Sesuai Instruksi Bupati, mulai hari ini penegakan berjalan, siapapun yang berani melanggar, dan kita akan sita dan angkat barang dagangan untuk dibawa sebagai barang bukti,” kata Willem.

Kadis Satpol PP menjelaskan, barang dagangan yang berhasil disita kemudian dibawa dan diamankan di Kantor Dinas Satpol PP sebagai barang bukti laporan nantinya.

“Kita sita sebagian dagangan sebagai barang bukti untuk laporan kepada pimpinan,” Ujarnya.

Willem menyebutkan, sebelum ditindak dihari ini, pihaknya telah melakukan berbagai himbauan melalui sosialisasi baik berupa pengeras suara, sticker, spanduk maupun media massa sejak 5 hari belakangan.

Dirinya juga menghimbau agar masyarakat menaati anjuran pemerintah terkait pemberlakuan PSDD untuk memutus mata rantai Pandemi Covid-19 di Kabupaten Mimika.

 

 

Reporter : AQM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *