Bupati Mimika : Kesadaran sudah luar biasa, Masyarakat bertahan tinggal di rumah saat PSDD

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Melihat perkembangan jalanya Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat (PSDD) di sejumlah ruas jalan yang ada di Timika, saat ini tengah menuju hari ke-3.

Dihari ke-dua, Bupati Kabupaten Mimika, Papua, Eltinus Omaleng menilai dan mengapresiasi kesadaran masyarakat dalam menaati anjuran PSDD oleh Pemkab Mimika dalam upayan pencegahan Covid-19.

Bupati Omaleng mengatakan, setelah meninjau PSDD selama dua hari berjalan, kesadaran masyarakat sudah mulai terlihat di hari ke-dua. Dimana pengendara maupun pejalan kaki yang berkeliaran sudah mulai berkurang meskipun masih terdapat beberapa kendaraan yang ditilang.

“Kesadaran masyarakat hari ini sudah luar biasa baik, kami Pemda berharap masyarakat tetap pertahankan kesadaran PSDD seperti hari ini, tetap tinggal dirumah dan diatas pukul 14:00 wit semua aktifitas dihentikan,” kata Eltinus Omaleng kepada awak media di Timika, Jumat, (22/5).

Bupati menambahkan, masyarakat harus sadar akan bahaya penyebaran pandemi virus Corona yang tercatat meskipun terkontaminasi dengan penyakit lain namun telah merenggut nyawa dari 4 orang warga Mimika.

Selain itu, Corona juga kini menginfeksi ratusan warga di Kabupaten Mimika.

“Penyakit Corona Ini sangat berbahaya, masyarakat harus pakai masker, rajin cuci tangan dan menjaga jarak fisik,”. Pungkasnya.

Jalanya PSDD, Petugas gabungan yang terdiri dari TNI-POLRI, BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan sejumlah relawan menutup sejumlah ruas jalan di Timika untuk menghalau warga yang hendak melintas.

Selain itu, warga yang kedapatan melintas langsung ditilang dan dilakukan pemeriksaan kesehatan dengan menggunakan alat Rapid Tes (tes cepat) anti body.

Untuk diketahui, update sebaran Covid-19 di Mimika per hari Jumat, 22 Mei 2020 yakni.
Jumlah kasus Covid-19 sebanyak 183 kasus.

Pasien dalam pengawasan PDP berjumlah 88 orang, kemudian orang dalam pemantauan ODP sebanyak 463 orang, sedangkan orang tanpa gejala OTG mencapai 627 orang.

 

 

Reporter : AQM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *