Mimika dapat bantuan APD dari Ketua Bhayangkari Republik Indonesia Ny. Fitri Idham Azis

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua. Ketua Umum Bhayangkari Republik Indonesia Ny. Fitri ldham Aziz,SKM menyumbang sembilan karton alat pelindung diri (APD) untuk digunakan oleh para petugas kesehatan.

Bantuan APD dari Istri Kapolri Jend. Pol. Idham Azis ini diserahkan oleh Kapolres Mimika, AKBP. I Gusti Gde Era Adhinata kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra yang juga sebagai jubir Satgas Penanganan dan Pengendalian Covid-19 Mimika bertempat di Kantor Pelayanan Polres Mimika di Timika, Jumat, (23/5).

Kapolres Mimika mengatakan bantuan berupa APD dikirim langsung dari Jakarta ke Polres Mimika melalui jasa pengiriman barang.

“APD bantuan dari lbu Ketua Umum Bhayangkari Bhayangkari yang dikirim ke Mimika untuk bantu pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak COVlD-19 terdiri atas sepatu boot, kacamata, masker dan pakaian hazmat. Kami mewakili beliau menyerahkannya kepada Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Mimika untuk dapat dipergunakan dalam membantu para petugas medis menangani para pasien COVID-19 sekaligus melindungi mereka agar tidak ikut terpapar wabah pandemi virus corona ini,” kata Kapolres Mimika.

Ditempat yang sama, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Mimika yang juga Juru Bicara Tim Gugus Tugas COVlD-19, Reynold Ubra menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Ketua Umum Bhayangkari dalam upaya mengendalikan wabah pandemi COVID19 di Mimika.

“Kami akan gunakan sebaik-baiknya bantuan yang diberikan ini untuk menunjang pelayanan kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 di Mimika. Sarana dan prasarana yang ada ini akan kami sebar kepada tenaga medis di RSUD Mimika, RSMM, Klinik-klinik dan lainya” kata Reynold Ubra.

Diketahui update sebaran Covid-19 di Kabupaten Mimika Per hari Jumat, (22/5) terus merangkak naik.

Diantaranya, orang yang terinfeksi corona sebanyak 183 kasus. Diantaranya, 98 orang isolasi di RS, 15 orang isolasi di Shelter, kemudian 66 orang dinyatakan sembuh, sedangkan 4 orang tercatat meninggal dunia.

PDP sebanyak 88 orang, diantaranya 77 orang diisolasi di Rumah Sakit, 11 orang menjalani isolasi mandiri.

Sedangkan PDP yang sembuh dan dipulangkan berjumlah 129 orang, dan 9 orang meninggal dunia.

Jumlah ODP sebanyak 463 orang, diantaranya, 457 orang isolasi mandiri sedangkan 275 orang dinyatakan bebas atau selesai pemantauan.

Selanjutnya jumlah OTG mencapai 627, yaitu, sebanyak 616 orang isolasi mandiri sedangkan 482 orang dinyatakan selsai pemantauan. dan juga beberapa PDP dan OTG,“ terang Ubra.

Diketahui perkembangan sebaran Covid-19Per hari Jumat, (22/5) terus merangkak naik.

Diantaranya, orang yang terinfeksi corona sebanyak 183 kasus. Diantaranya, 98 orang isolasi di RS, 15 orang isolasi di Shelter, kemudian 66 orang dinyatakan sembuh, sedangkan 4 orang tercatat meninggal dunia.

PDP sebanyak 88 orang, diantaranya 77 orang diisolasi di Rumah Sakit, 11 orang menjalani isolasi mandiri.

Sedangkan PDP yang sembuh dan dipulangkan berjumlah 129 orang, dan 9 orang meninggal dunia.

Jumlah ODP sebanyak 463 orang, diantaranya, 457 orang isolasi mandiri sedangkan 275 orang dinyatakan bebas atau selesai pemantauan.

Selanjutnya jumlah OTG mencapai 627, yaitu, sebanyak 616 orang isolasi mandiri sedangkan 482 orang dinyatakan selsai pemantauan.

 

 

Reporter : AQM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *