Perkembangan Covid-19 di Nunukan, 65% sudah sembuh

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan – Kasus positif corona (Covid-19) di Kalimantan Utara (Kaltara) tercatat bertambah, selain penambahan kasus positif, hari ini juga ada tiga pasien konfirmasi Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Berikut wawancara eksklusif wartawan Mitrapol Yusuf Palimbongan dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan Dokter Tololiu

Yuspal : Bagaimana perkembangan penanganan Covid-19 di Nunukan Kalimantan Utara menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H ini ?

Dokter : Kita bersyukur karena dari 43 orang yang positif terpapar Covid-19, itu sudah 21 orang sembuh, artinya hampir setengahnya, boleh dikatakan 69,9% sudah sembuh, tapi kita tidak bisa santai-santai, kita tetap harus waspada.

Karena melihat perkembangan di masyarakat sekarang ini, sepertinya masyarakat sudah semakin lalai, kita lihat di jalanan semakin banyak kendaraan lalu-lalang.

Saat ini kita sedang berperang dengan virus, ya jadi begitu kita keluar dari rumah kita beresiko untuk bisa terpapar covid-19 ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, Dokter Tololiu

Jadi himbauan saya untuk seluruh masyarakat supaya kembali menyadari bahayanya penularan dari Covid-19 ini, kita mungkin tidak menyadari karena tidak atau belum diperiksa lalu tidak ada gejala lagi dari penelitian itu 75 80% orang yang terpapar Covid-19 itu tidak ada gejala tapi kita pulang ke rumah kita akan bawa Covid-19 itu ke keluarga.

Jadi kalau di dalam rumah kita ada orang tua yang usia lanjut apalagi yang punya penyakit penyakit kronis, mereka yang akan menjadi korban, yang bisa mengalami bukan hanya Covid-19 tapi fatal bisa berat gejalanya sehingga kita mengingatkan supaya warga tetap tinggal di rumah, terapkan prinsip pencegahan penularan Covid-19.

Selalu gunakan masker kalau terpaksa harus keluar rumah, usahakan sesering mungkin mencuci tangan, hindari menjamah tempat-tempat umum, juga meja, gagang pintu dan menjaga jarak dengan orang lain, selalu kuat dan perkuat tahan tubuh kita.

Selain itu perlu kita olahraga makan makanan yang bergizi tinggi buah buah dan sayuran minum vitamin makan buah buahan

Kita harus berdoa sesuai dengan keyakinan kita masing-masing supaya musibah yang kita alami saat ini bisa cepat berlalu, kami dari Dinas Kesehatan Rumah Sakit Puskesmas tetap berjuang untuk bisa melaksanakan upaya-upaya pencegahan lewat penyuluhan, lewat tindak lanjutnya bagaimana menangani kasus Covid-19 ini supaya bisa diatasi.

Yuspal : Mungkin bisa diberikan gambaran sulitnya para tim medis ini baik dari TNI-Polri maupun dari Dinas Kesehatan dan penangan Covid-19, dalam hal ini mungkin bisa di berikan gambaran dengan kekompakan dalam bersatu melawan virus ini?

Dokter : Selama ini tim Penanganan Percepatan Gugus Tugas yang saat ini di Ketuai oleh Bupati Nunukan dan wakilnya adalah Kapolres dan Dandim kemudian seluruh OPD terkait menjadi anggota tim kita semua saat ini bekerja secara terpadu ya bekerja dengan semangat bekerja dengan solid sehingga kita bisa lihat hasilnya sekarang ini udah hampir setengah tadi yang sembuh

Jadi kalau kita lihat di lapangan ya petugas medis di Rumah Sakit di ruang isolasi juga ada petugas Puskesmas yang dukung untuk petugas keamanan dari TNI Polri dari Pol PP juga BPBD Perhubungan dan petugas pendukung yang lain yang sekarang ini sedang bekerja.

Harapannya pemerintah supaya masyarakat ikut mendukung dengan cara menjalankan anjuran-anjuran.

Agar supaya kasus Positif itu bisa dicegah bisa berkurang sehingga semua yang OPD terkait yang saya sebutkan tadi bekerja itu apa kerjanya juga apa bebannya berkuranglah karena kalau bebannya semakin tinggi maka petugas petugas lapangan ini bisa beresiko untuk mendapatkan penularan itu sendiri.

Kalau petugas lapangan yang garda terdepan seperti petugas di ruang isolasi mereka nanti sakit karena menghadapi beban bertambah banyak yang positif masuk ke rumah sakit mereka akhirnya mengalami sakit kalau petugas kesehatan sendiri udah sakit siapa yang akan nelayani di garda depan menangani pasien-pasien yang positif yang bertambah.

Jadi tolong supaya masyarakat tetap di Rumah saja, tetap di rumah walaupun nanti hari Raya Lebaran, tolong supaya tetap di rumah jangan merayakan secara berlebihan, karena merayakan lebaran ini lalu akhirnya apa kita lupa bahwa kita sedang berperang di luar rumah virus-virus itu musuh yang tidak kelihatan akhirnya habis lebaran kita dapat musibah.

Yuspal : Apa kendala yang dihadapi tim medis maupun tim penanganan Covid-19 di Nunukan ?

Dokter: Kendala itu aja yang kita rasa berbeban kalau masyarakat semakin lama semakin melupakan prinsip prinsip pencegahan ini sekarang ini logistik termasuk juga perawatan sarana prasarana sedang kita tingkatkan yang termasuk ini pemeriksaan covid-19.

Rencananya kita lengkapi Rumah Sakit dengan alat TCM, kita mau beli alat BSC level 2 untuk melengkapi sarana yang dibutuhkan supaya pemeriksaan TCR tidak harus ke Tarakan, sekarang ini sudah ada di Tarakan jadi kita tidak perlu ke Surabaya, dalam waktu dekat akan datang alatnya, jadi kita bisa periksa sendiri di RSUD Nunukan, alat ini sedang dipesan atas perjuangan Bupati Nunukan bersama Kadis Kesehatan.

Yuspal : Informasinya ini bawa labolatorium kita untuk kaltara ini sudah ada di tarakan ini perjuangan bapak Gubernur yang Hebat lebih muda dan cepat mengetahui hasil swab.

Dokter : Kita apresiasi segala upaya Gubernur Kaltara supaya pemeriksaan swap itu tidak lagi di Surabaya tapi di Tarakan, tapi kita berharap, beberapa waktu kedepan, bukan hanya di Tarakan tapi ada juga di Nunukan.

 

 

Reporter : Yuspal

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *