Sembako BPNT Desa Pamutih dikeluhkan warga, ini penjelasan Supplier

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pemalang – Pembagian Bantuan Pangan Non Tunai Perluasan di Desa Pamutih, Kecamatan Ulujami, Pemalang menjadi keluhan warga penerima manfaat.

Beberapa keluhan warga antara lain, buruknya kualitas produk yang di terima, berdasarkan penelusuran wartawan mitrapol, produk pangan yang diterima warga memang tidak layak untuk dibagikan.

Beberapa produk pangan yang tidak layak tersebut adalah, buah-buahan dan sayur mayur. Penerima manfaat mengeluhkan bahwa Jeruk yang diterima sudah busuk, adapun jika tidak busuk rasanya asem. Begitu juga dengan sayur mayur, kentang, juga banyak yang busuk.

Salah satu warga penerima manfaat yang tidak bersedia menyebutkan namanya mengungkapkan, bahwa Jeruk yang diterimanya sudah busuk, kentang juga busuk, bahkan tempe sama sekali tidak bisa di manfaatkan, kerena busuk.

Direktur BUMDes Bersama Rukun Makmur, Sardiyan

Saat Mitrapol menkonfirmasi keluhan warga, pihak supplier BPNT dalam hal ini BUMDes Bersama Rukun Makmur mengakui hal tersebut.

Direktur BUMDes Bersama Rukun Makmur, Sardiyan mengungkapkan bahwa sudah menerima keluhan warga penerima manfaat sehari setelah pembagian BPNT, menurut Sardiyan, itu bukan faktor kesengajaan kami.

“Kami baru mengetahui keluhan warga sehari setelah pembagian BPNT kepada penerima manfaat, seharusnya ini tidak terjadi jika supplier bersama agen dalam hal ini e-warung sama sama mengecek kualitas barang yang akan di distribusikan kepada penerima manfaat”, ungkapnya.

“Alurnya, barang dikirim dari supplier, diterima agen, jika ada kualitas bahan pangan yang buruk, pihak agen langsung menghubungi kami selaku supplier, dan pada hari itu juga akan kami ganti, dan jika dari agen lolos kepada penerima manfaat, nanti pihak agen akan mencatat dan disampaikan pada rakor evaluasi, kami akan ganti di periode berikutnya, pada intinya jika agen menyampaikan kepada kami, kami siap menindaklanjuti 24 jam,” imbuh Sardiyan.

Dengan kejadian seperti ini pihak supplier meminta kepada masyarakat, khususnya penerima manfaat untuk berperan aktif melakukan kroscek bersama, karena menghindari kegaduhan di masyarakat.

Pihak supplier siap memberikan jaminan penggantian jika dari agen ada komunikasi ke supplier.

 

 

Reporter : Rizqon Arifiyandi

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *