Usai jalani isolasi pasien positif Rapid Tes Covid-19, Dua orang anggota KKB ditangkap Polisi di Timika

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Aparat Kepolisian Resort (Polres) Mimika, Polda Papua berhasil mengamankan dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kali Kopi, Papua pimpinan Joni Botak di Kabupaten Mimika, Papua.

Dua anggota KKB pimpinan Joni Botak tersebut diketahui berinisial TW dan YM

Penangkapan dilakukan setelah TW dan YM selesai menjalani isolasi sebagai pasien reaktif Rapid Tes Covid-19 yang terjaring Satgas Covid-19 Kabupaten Mimika saat Pemberlakuan Pembatasan Sosial Disperluas dan Diperketat (PSDD) di Timika.

Kapolres Mimika, AKPB. IGG Era Adhinata mengatakan, sebelumnya TW dan YM diduga merupakan anak buah dari KKB kelompok Kali Kopi, pimpinan Joni Botak. Dimana TW dan YM diduga kuat ikut terlibat dalam aksi penembakan di Kuala kencana pada 30 maret 2020 lalu yang mengakibat satu WNA Selandia Baru meninggal dunia.

“Keberadaan TW dan YM di wisma atlit karena terjaring pemeriksaan di pertigaan Pom Lama Jalan Ahmad Yani, oleh tim gugus tugas Covid-19 dan dinyatakan positif IGM berdasarkan Rapid Test sehingga harus menjalani isolasi,” kata, AKBP. IGG Era Adhinata dalam rilis yang diterima MITRAPOL, Sabtu, (30/5).

Menurutnya, tim Kepolisian menerima informasi adanya jaringan KKB Kali Kopi masuk ke Kota Timika, baik itu pasukan maupun penyuplai bahan makanan, termasuk TW dan YM.

Petugas juga menerima informasi bahwa TW dan YM tengah diisolasi di Wisma Atlit (Shelter) karena terjaring PSDD dari petugas gabungan Satgas Covid-19 Mimika dan dinyatakan reaktif IgM saat menjalani pemeriksaan rapid test.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, Polisi melakukan pemantauan terhadap TW dan YM dari luar shelter. Bahkan diketahui TW dan YM pernah berusaha kabur melalui lompat tembok, namun petugas Satgas Covid-19 berhasil mengamankan kembali untuk dilakukan pengobatan.

Penangkapan baru dilakukan pada Jumat 29 Mei 2020, setelah petugas menerima informasi bahwa TW dan YM dari hasil tes swab dinyatakan negatif Covid-19. Keduanya ditangkap pada saat keluar dari lokasi Shelter (wisma atlit).

“Pada Jumat (29/5) kemarin, kami dapat informasi bahwa TW dan YM dinyatakan negatif Covid-19 dari hasil Test Swab. Sehingga tim mengamankan pada saat keduanya keluar dari wisma atlet lalu dibawa ke Mako Polres Mimika untuk dimintai keterangan,” terang Kapolres.

Dirinya menambahkan, usai ditangkap, TW dan YM kemudian dibawa ke Mapolres Mimika untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Dari hasil pemeriksaan, TW dan YM mengakui sebagai pasukan KKB yang turun ke Kota Timika,” ujar Kapolres.

Dijelaskan, TW juga mengakui terlibat dalam kejadian penembakan di Kuala Kencana beberapa waktu lalu. Sehingga dilakukan pengambilan keterangan dalam bentuk BAP, dengan dasar Laporan Polisi Nomor : LP / 39 / III /2020 / Res Mimika / Sek Kuala Kencana, tanggal 30 Maret 2020

“Keduanya kooperatif selama pemeriksaan. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan mendalam oleh penyidik,” terangnya.

Kapolres menambhakan, TW juga menjelaskan, bagaimana perencanaan dan penyerangan kelompok KKB pimpinan Joni Botak di Kuala Kencana yang menewaskan seorang WNA asal Selandia Baru pada 30 Maret 2020 lalu.

 

 

Reporter : AQM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *