Ingin lakukan perjalanan keluar Nunukan, warga wajib ikuti persyaratan ini

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid-19 Kabupaten Nunukan Aris Suyono Skm mengatakan, bagi warga dan masyarakat Kabupaten Nunukan yang ingin melakukan perjalanan dimasa pandemi covid 19, perlu mematuhi aturan yang berlaku, ujarnya saat Press Release Minggu (31/5) di sekertariat Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Nunukan.

Lanjut Aris Suyono, sesuai yang telah ditentuk oleh pemerintah pusat dan daerah, bagi yang ingin melakukan perjalanan dalam rangka percepatan penanganan covid 19, dalam surat edaran telah ditentukan pembatasan pelaku perjalanan, namun ada yang dikecualikan antara lain orang yang bekerja dalam lembaga pemerintahan atau swasta yang menyelenggarakan penangangan percepatan covid 19.

Selain itu, pelayanan pertahanan dan keamanan dan ketertiban umum, pelayanan kesehatan, pelayanan kebutuhan dasar dan pelayanan fungsi ekonomi penting, selain itu yang dikecualikan, adalah perjalanan kondisi kedaruratan, terutama pelayanan pasien dalam kondisi darurat, Termasuk masyarakat yang mengalami kedaruratan, misalkan ada keluarga yang sedang mengalami sakit keras atau meninggal dunia.

Ada pengecualian untuk pekerja migran Indonesia atau pelajar, mahasiswa yang berada diluar negeri serta pemulangan warga ke daerah asal oleh pemerintah.

Sementara untuk persyaratan, bagi pekerja di pemerintahan atau swasta harus menunjukkan surat tugas dari pimpinan untuk pegawai Negeri sipil ditandatangani pejabat setinggkat eselon II. Begitu juga yang dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) surat tugas fasilitas pemeriksaan PCR boleh menggunakan surat keterangan uji rapid tes hasil negatif dan berlaku 7 hari itu harus Menunjukkan surat bebas covid, ketika sebuah daerah tidak memiliki fasilitas PCR maupun rapid tes.

Dan bagi Warga yang tidak mewakili lembaga baik pemerintah maupun swasta, dapat menujukkan surat dari Lurah atau Kepala Desa, menujukkan identitas KTP atau tanda pengenal lainnya, serta Melaporkan jadwal keberangkatan dan pemulangan.

Bagi pelaku perjalanan dalam kondisi kedarutan juga harus menunjukkan identitas pengenal dan menujukkan surat kematian jika mengunjungi ingin mengunjungi musibah kematian, kalau bagi pasien rujukan menunjukkan surat rujukan keluar daerah dan wajib menunjukkan surat keterangan bebas covid 19 PCR berlaku 7 hari atau rapid tes berlaku 3 hari.

Bagi pekerja migran Indonesia (PMI) wajib melengkapi persyaratan jika ingin melakukan perjalanan dimasa pandemi ini sesuai ketentuan yang berlaku pungkas Aris Suyono.

 

 

reporter : Yuspal/rls

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *