Dua Tahun Buron, Tersangka pembunuhan berhasil diringkus aparat kepolisian

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Sumsel – Melarikan diri selama Dua tahun usai melakukan tindak pidana pembunuhan, Andi Arafat (35), berhasil diringkus aparat kepolisian saat bersembunyi di Bangka Belitung.

Kanit Reskrim Polsek Tungkal Jaya IPDA Apriansyah SH, mengatakan, Andi Arafat warga Desa Suka Damai, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Muba telah melakukan tindak pidana pembunuhan kepada Muhammad Kasim.

Kronologi kejadian itu bermula saat korban menebang pohon karet yang diketahui milik tersangka.

Kejadian ini pada hari Selasa (9/1/2018) atau dua tahun yang lalu di kebun karet yang ada di Desa Suka Damai.

Terjadilah adumulut antara pelaku dan korban sehingga menyebabkan pelaku mengapak korban menggunakan parang secara bertubi tubi, usai mengapak korban, pelaku langsung kabur meninggalkan korban yang luka parah bagian kepala hingga meninggal dunia.

Selama dua tahun buron, pelaku melarikan diri ke Kampung Melintang Gang Petir, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Sungai Liat, Kepulauan Bangka Belitung.

Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi memerintahkan anggota Unit 3 Subdit 3 yang dipimpin Kompol Junaidi, melakukan koordinasi dengan anggota Jatanras Polda Bangka Belitung dan Polsek Riau Silip.

Setelah dipastikan berada di kediamannya, anggota kepolisian langsung menangkap pelaku pada hari Rabu (3/6/2020). Saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat melakukan perlawanan kepada petugas hingga akhirnya pelaku diberikan tindakan tegas dan terukur ke kaki kirinya.

Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Hisar Siallagan mengatakan bahwa pihaknya berhasil menangkap pelaku pembunuhan di Musi Banyuasin. Dimana korban meninggal dengan luka cukup parah pada tahun 2018.

Pelaku berhasil ditangkap di kepulauan Bangka dimana selama dua tahun ia tinggal disana dan bekerja di tambang timah. Pelaku terpaksa berikan tindakan tegas lantaran berusaha melarikan diri, pelaku dikenakan pasal 338 Kuhp dan Pasal 340 Kuhp ancaman diatas 5 (Lima) tahun Penjara, kata Hisar Siallagan.

 

 

Reporter : Adri

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *