Kepala Desa Tasikrejo-Ulujami pantau warga terdampak Banjir Rob

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pemalang РDitengah pandemi wabah Covid-19, penderitaan warga Desa Tasikrejo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, ditambah dengan  mengalami bencana alam Banjir akibat Rob air laut.

Sopiyudin, Kepala Desa Tasikrejo, Kecamatan Ulujami, hari ini Rabu malam (3/6/20) memantau langsung kondisi warganya yang terdampak akibat banjir rob, karena menurut Kepala desa, selama lebih kurang 4 hari banjir rob sudah menggenangi rumah warga, dan malam hari ini banjir semakin tinggi debit airnya.

Banjir rob menggenangi rumah warga di di 18 RT di 3 RW dengan ketinggian air 30 sampai 50 CM.

Pantauan Mitrapol, bahwa pihak desa sudah menyiapkan tempat pengungsian bagi warga yang ingin mengungsi, namun warga masih tetap bertahan dirumah masing-masing.

“Kami dari pihak desa sudah menyiapkan tempat pengungsian bagi warga yang ingin mengungsi, pada intinya pihak desa selalu siaga untuk warga,” ungkap Sopiyudin.

Kepala Desa termuda di Kecamatan ulujami tersebut menerangkan, bahwa setiap harinya pihak desa melaporkan kondisi banjir rob kepada Muspika Ulujami dan BPBD Pemalang. Dari Muspika setiap hari selalu memantau kondisi lapangan, namun dari pihak BPBD Pemalang sampai saat ini belum ada yang memantau kondisi banjir rob di desa Tasikrejo.

“Kami sangat maklum, apabila pihak BPBD belum bisa memantau secara langsung, karena BPBD juga masih disubukan dengan urusan wabah covid-19,” imbuh Sopiyudin.

Warga terdampak Banjir Rob, Yuleha berharap banjir ini segera surut dan bisa beraktifitas kembali seperti biasanya.

Warga lain yang terdampak banjir rob, Zainudin juga berharap banjir rob ini segera surut, karena dengan adanya banjir, warga semakin terdampak secara ekonomi.

Banjir rob terjadi di beberapa Desa di Kecamatan Ulujami, antara lain Desa Tasikrejo, Desa Kaliprau, Desa Kertosari, Desa Blendung, Desa Ketapang, dan Desa Mojo.

 

 

Reporter : Rizqon Arifiyandi

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *