Jalan penghubung Desa Cening – Pasar Babad rusak parah

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang – Jalan yang menghubungkan antara Desa Cening ke Desa Bangkuyung dan Desa Babad, Kecamatan Cikedal Kabupaten Pandeglang rusak parah, bagaikan jalanan kerbau.

Jalan tersebut kondisi fisiknya sangat memperihatinkan bagi pengguna jalan, karena jalan tersebut selain berlubang juga bercampur lumpur, itu bisa menyebabkan rawannya kecelakaan.

Kala di lokasi Asep mengatakan, kerusakan jalan tersebut dari sejak tahun 2016, hingga kini belum kunjung mendapatkan perhatian dari Pemkab Pandegalng, sehingga menimbulkan kekecewaan masyarakat sekitar.

Kurang lebih ini sudah ada lima tahun, warga Desa Cening, dan Desa Bangkuyung belum merasakan perbaikan Jalan Kabupaten sepanjang 4,5 km ini,” tegasnya.

Menurut keterangan aktivis peduli pembangunan kepada Jurnalis Nasional Indonesia (JNI), dirinya menyesalkan sikap Pemerintah Kabupaten Pandeglang, yang lamban dalam pembangunan infrastruktur khususnya jalan di wilayah Kabupaten Pandeglang.

“Akibat jalan rusak seperti ini, jelas berdampak menurunnya terhadap perekonomian masyarakat, terlebih petani, karena selalu kesulitan setiap membawa hasil panennya untuk dijual ke pasar,”paparnya.

Masih Asep, kendati dirinya sering melihat petugas Pekerjaan Umum (PU) beberapa kali melakukan pengukuran jalan, namun hingga kini tidak ada realisasi tanda -tanda jalan itu akan dibangun.

Asep berharap Pemkab Pandeglang dan DPRD khususnya, Wakil Rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 6, kiranya dapat memperjuangkan agar jalan tersebut segera dibangun setelah pademik Covid-19 berakhir,”jelasnya.

Sementara itu dikatakan ismet dan Apud selaku pengedara roda dua dan empat, mereka mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah tersebut. Menurut mereka, kendaraannya sangat kesulitan setiap melintas di jalan Desa Cening menuju ke Pasar Babad.

“Pokonya kalau lewat jalan itu, badan saya terasa pegal, lantaran harus menyusuri jalan berlubang dan kita juga harus pintar cari jalan yang tak berlubang, karena jika salah pilih jalur bisa-bisa mobil kami terperosok lubang dan menyebabkan kerusakan pada kendaraan,” pungkasnya.

 

 

Reporter : Muklis

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *