Diturunkan dari KMP Muyu, Kilion Tagi mahasiswa Merauke ungkapkan kekecewaannya

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Merauke – Kilion Tagi salah seorang mahasiswa asal Kampung Wonggi Distrik Pasue Bawa Kabupaten MappiI yang berada di kota studi Merauke mengungkapkan kekecewaanya dengan pelayanan Kapal Muatan Penumpang (KMP) Muyu.

Kilion Tagi diturunkan dari atas KMP Muyu padahal dirinya sudah mengurus segala macam surat-surat yang bersangkutan dengan isin keberangkatan dalam situasi pandemi seperti ini.

Dengan nada kesal Kilion mengatakan, seharusnya ada kebijakan untuk kami mahasiswa agar dapat kembali ke kampung, soalnya saya telah bersusahpaya mengurus surat jalan dengan Nomor 360/9259/2020 serta Surat Dekteksi Dini Covid-19 yang bernomor : 445/417/ Sur-kes/pusk-mb/VI/2020 pada tanggal empat kemarin, ujarnya Kamis (5/6/20).

Kilion Tagi

Kami mahasiswa disini sudah tidak ada aktifitas perkuliahan dan untuk makan, kita mahasiswa mulai mengalami kesulitan, maka untuk itu saya memutuskan untuk pulang, tetapi saya malah disuruh turun dengan alasan harus ada surat pemanggilan dari Kepala Kampung atau Kepala Distrik, bagaimana bisa saya dapatkan surat-surat yang dimaksudkan itu.

Lanjut Kilion Tagi, saya berharap kepada Bapak Bupati dari kedua kabupaten Merauke dan Mappi terlebih khusus Kepada Bupati Mappi kiranya ada kebijakan yang dapat diambil untuk kami, anak-anak asli Mappi yang berbeda di kota studi Merauke. Saya ingin pulang namun apadaya diturunkan dari atas kapal sudah pasti menyakitkan, apa lagi pulang balik harus keluar biaya cukup besar dari Spadem Kelapa Lima, tutup Kilion.

Berdasarkan pantauan mitrapol.com di Dermaga Kelapa Lima, tempat bersandarnya KPM Muyu, terlihat beberapa penumpang diturunkan dari atas Kapal meski mereka sudah mengantongi surat keterangan jalan atau berpergian dari gugus tugas Covid-19 kabupaten Merauke, serta Surat Keterangan Deteksi Dini Covid-19 dari pihak kesehatan dalam hal ini Puskesmas Mopa Baru Merauke.

 

 

Reporter : Yanes On

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *