Pemkab Nunukan sambut kedatangan PMI dari Malaysia

  • Whatsapp
Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid SE.,MM, bersama kepala BP2PMI Kombes Pol.Hotma victor sihombing saat melakukan penjemputan 240 PMI di Pelabuhan Tunontaka Nunukan Kalimantan Utara

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan, Aris Suyono menjelaskan bahwa hari sebanyak 240 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru tiba dari Malaysia melaksanakan Rapid Test di Pelabuhan Tunontaka.

Hal tersebut disampaikannya saat Press Release di Pos Sekertariat Pos Covid-19 di samping Polsek Nunukan. Rabu (3/6/20).

Ini pemulangan pertama selama pihak Malaysia memberlakukan Lockdwn disebabkan adanya Covid-19 penyakit yang mendunia.

Lanjud Aris Suyono, Rapid Test diterapkan sebelum semua PMI diberangkatkan pulang kampung ke daerah asalnya dengan menggunakan KM Thalia dengan rincian, 81 orang dari Kalimantan Utara. Sulawesi Selatan sebanyak 213 orang, 21 orang dari Nusa Tengga Timur, 5 orang dari Nusa Tenggara Barat dan Jawa Timur sebanyak 5 orang.

“Apabila hasil rapid test menunjukkan non reaktif, para PMI bisa langsung melanjutkan perjalanan ke Sulawesi selatan, NTT dan NTB,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nunukan Aris Suyono.

Hingga siang ini, tim gugus tugas Nunukan belum menerima laporan hasil rapid test dan jumlah pasti PMI yang tiba di Nunukan sesuai laporan surat Konsulat RI Tawau, Sabah, Malaysia.

Menurut Aris, perlakuan kedatangan PMI di pelabuhan Tunon Taka Nunukan tetap mengikuti protokol kesehatan yaitu menjalani pemeriksaan suhu badan dipintu masuk terminal pelabuhan dan menjalani rapid test baik untuk orang dewasa ataupu anak-anak.

“Belum ada hasil rapid dan sampai jam ini kita kasih menunggu hasil pemeriksaan teman-teman tim kesehatan gugus tugas di pelabuhan,” bebernya.

Aris menjelaskan, jika hasil pemeriksaan tim kesehatan gugus tugas Nunukan dan Pertugas Kesehatan Pelabuhan (PKP) menyatakan semua PMI non reaktif Covid-19, maka semua PMI bisa dipulangkan ke daerah masing-masing.

Mekanisme ini sama dengan perlakukan pemulangan Warga Negara Indonesia sebelumnya Dimana Warga Negara infonesia (WNI ) atau PMI akan melanjutkan perjalanan apabila hasil rapid negatif dan sebaliknya dilakukan karantina khusus apabila terdapat hasil tes positif, ujar Aris.

Pemulangan PMI dari Malaysia tiba dengan selamat di Pelabuhan Tunan Taka Nunukan dengan dikawal ketat oleh tim Gugus Tugas Nunukan yang mengharuskan setiap PMI menggunakan masker dan antri menunggu pemeriksaan suhu tubuh serta melakukan pengecekan darah.

Pemulangan PMI dari Malaysia melalui Konsulat, mereka sudah dilakukan Tes Rapid oleh pihak Malaysia sebelum dilakukan pemulangan.

Aris menjelaskan bahwa sebelum menerima kedatangan PMI, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura ahafid.SE.MM didampingi Abdul Munit ST kepala dinas Tenaga Kerja bersama Kepala BP2MI Nunukan Kombes Pol. Hotma Victor Sihombing mengunjungi pelabuhan Tunontaka untuk memastikan persiapan berjalan dengan baik dan maksimal.

Rombongan meninjau kesiapan sarana dan prasarana, kesiapan pemeriksaan kesehatan sesuai dengan protocol kesehatan seperti wawancara, pemeriksaan suhu, dan rapid test, serta pemeriksaan tanda tanda gejala Covid-19.

 

 

Reporter : Yuspal

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *