Polresta Cirebon Polda Jabar ungkap kasus pencabulan dengan korban anak berusia 5 Tahun

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Cirebon – Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. M. Syahduddi S.Ik,M.Si menggelar Konferensi Pers pengungkapan kasus pencabulan dengan korban anak yatim berusia 5 Tahun. Jum’at (5/6/2020).

Korban yang belakangan diketahui bernama Melati (Nasar) anak dari seorang ibu bernama Bunga (Nasar) sebagai warga Desa Galagamba blok Tumaritis Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon. Korban Ditinggal Ayahnya ketika Melati (Nasar) masih berusia empat (4) bulan dalam kandungan.

Sambil meneteskan air matanya Melati dan Ibunya Bunga saling berpelukan. Terkadang sesekali mengusap airmatanya yang berlinang, Bunga (ibu kandung) Melati (korban) berharap pelaku di hukum seberat-beratnya karena sudah menghancurkan masa depan anaknya yang Yatim ini, tegas Bunga (Ibu kandung)

Perbuatan bejat berawal saat korban diajak jalan-jalan ke area pesawahan ditemani temannya, ketika teman Melati disuruh mencari Bunga saat itulah si pelaku AR melakukan aksi bejatnya. Kejadian tersebut dilakukan pada hari Selasa tanggal 19 Mei 2020.

Berkat laporan orang tua korban yang didampingi Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Cirebon, akhirnya RA (45) sekarang mendekan di Tahanan Mako Polresta Cirebon, ujar Kapolresta Cirebon Kombes Pol. M. Syahduddi S.ik, M. Si. Saat Konferensi Pers di depan Awak Media.

Lebih lanjut Kombes Pol M. Syahduddi menambahkan bahwa pelaku melakukan perbuatan bejatnya baru pertama kali dan pelaku terancam Hukuman minimal 5 Tahun Penjara dan Maksimal 15 Tahun, karena melanggar UU nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan Anak.

Sementara Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Cirebon dalam Jumpa Persnya menyampaikan bahwa korban tetap kami dampingi dan kami berikan pembinaan secara Psykologis supaya tidak mengalami trauma.

Adapun pendampingan kami bukan saja dibidang Psykolog saja melainkan dibidang Hukum, sampai di persidangan nanti tetap kami kawal bersama tim Pengurus LPA yang lain, pungkas Ketua LPA Siti Nuryani.

 

 

Reporter : Darto

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *