Manager Usaha PT. ASDP : Masyarakat jangan salah presepsi, kami hanya penyedia angkut

  • Whatsapp
Manager Usaha PT. ASDP, Sarwono

MITRAPOL.com, Merauke – Terkait pemberitaan kekecewaan seorang mahasiswa Merauke yang diturukan dari KMP Muyu, Manager Usaha PT. ASDP, Sarwono memberikan klarifikasinya saat ditemui wartawan Mitrapol di ruang kerjanya. Senin (8/6/2020).

“Sebagai Manager Usaha pada PT. ASDP Merauke saya memiliki kewajiban besar memberikan pemahaman kepada masyarakat, terkait penumpang KMP MUYU dan KMP BAMBIT yang tidak bisa berangkatkan, tetapi benar mereka memiliki surat-surat lengkap dari gugus tugas Covid-19 hal ini perlu saya lurusakan,” ujar Sarwono.

Lanjut Sarwono, Pada Jumat (5/6/2020) tengah hari Kapal Motor Penumpang KMP Muyu akan melakukan pelayaran dari Merauke tujuan Kimam juga Moor, Bade kabupaten Mappi dan Getentiri wilayah Boven Digoel dan keesokan harinya KMP Bambit juga berlayar dari menuju tujuan atsi kabupaten Asmat.

Seperti yang sudah dikabarkan oleh media, bahwa ada penumpang yang merasa kecewa, sesuai keputusan dari pihak Syabandar untuk memberangkatkan beberapa dari kalangan ASN karena mereka memiliki kebutuhan emergency dan yang di turunkan sudah sesuai SOP Syabandar, yang diturunkan adalah penumpang yang tidak terdaftar dalam manives, jelasnya.

Kembali dikatakan Sarwono, Masyarakat harus bisa membedakan tugas dan fungsi aparat dilapangan, setiap kapal yang akan melakukan pelayaran, sudah tentu ada pemeriksaan dari petugas Syabandar dan KP3L, jadi disini saya tegaskan bahwa kami dari PT. ASDP hanya memuat barang dan penumpang, bila mana ada penumpang yang diturunkan itu adalah kewenangan dari Syabandar juga KP3L sesuai dengan SOP.

Kita dari penyedia jasa angkut tidak mau mengambil resiko, jika tim dilapangan sudah menentukan penumpang yang tidak terdaftar pada manives harus diturunkan, kita akan mengikuti ketentuan serta aturan yang ada.

Dalam situasi pandemi ini kami sangat tataati protap COVID-19, dan untuk ASN yang diangkut dalam pelayaran tersebut, Syabandar Merauke sudah melakukan koordinasi dengan Syabandar Kabupaten Mappi serta Kabupaten Asmat, karena armada kapal kami melitas antar kabupaten, tandas Warsono.

Kembali dikatakannya, kami dari PT. ASDP Merauke dalam kesempatan ini menyampaikan maaf bagi masyarakat yang belum bisa diangkut oleh armada kami, KMP. Muyu dan KMP. Bambit, untuk itu diharapkan kesabarannya karena sebentar lagi akan memasuki tahapan New Normal, kami akan layani masyarakat dengan protap yang akan ditentuakan nanti oleh pemerintah daerah, tutup Sarwono.

 

 

Reporter : Yanes On

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *