Berikan bantuan Beras dari Kapolri, Polda Malut hadir ditengah-tengah Mahasiswa Papua di Ternate

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Malut – Kepolisian Daerah Maluku Utara pagi tadi melaksanakan kegiatan silatuhrahmi dan bakti sosial kepada anak-anak Papua di Ternate serta Masyarakat yang membutuhkan di Kampung Melanesia (Kompleks Rumah Papua) Kel. Gambesi, Rabu (10/6)

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Rikwanto, SH.,M.Hum, didampingi Wakapolda Malut Brigjen Pol. Lukas Akbar Abriari, S.IK.,MH, serta dihadiri Dir Intelkam Polda Malut, Kabidhumas Polda Malut, perwakilan Masyarakat Gambesi, Ikatan Mahasiswa Papua (IMP) sebanyak 55 Orang, Mahasiswa sula 7 Orang, dan Masyarakat lingkungan Gambesi kurang lebih 15 Orang.

Kali ini Polda Malut melaksanakan silatuhrahmi sekaligus bakti sosial dengan memberikan bantuan beras bantuan Kapolri sebanyak 100 Sak kepada Mahasiswa Papua yang sedang menempuh pendidikan di Kota Ternate dan Mahasiswa sula serta Masyarakat yang terdampak, dengan harapan dapat membantu meringankan beban kehidupan selama di Ternate khusus bagi anak Papua.

Dengan adanya Polda Malut hadir di tengah-tengan anak-anak papua yang sementara menempuh pendidikan di Kota Ternate harapanya agar mereka tidak merasa diperhatiakan selama jauh dari Kampung halaman karena Negara, Pemerintah selalu hadir di tengah pandemi Virus Corona.

Kapolda Maluku Utara menyampaikan kepada para Ikatan Mahasiswa papua yang ada di kota Ternate agar selalu menjaga kesehatan di tengah pandemi Virus Corona dan dengan Polda memberikan bantuan beras agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Adik-Adik mahasiswa yang jauh dari keluarga agar selalu tetap menjaga kesehatan dan hari ini saya datang dengan beberapa anggota Polda Malut untuk memberikan bantuan beras dari bapak Kapolri, khususnya bagai Masyarakat yang yang membutuhkan dan terdampak virus Covid – 19, agar bantuan ini dipergunakan dengan sebaik-baiknya,” ucap Kapolda Maluku Utara

Kapolda Malut juga menyampaikan rasa perihatin karena dengan adanya pandemi Virus Corona, transportasi Laut maupun Udara dibatasi sehingga Mahasiswa khususnya anak-anak papua tidak bisa pulang ke Kampung Halamannya.

 

 

Red

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *