DPD KO-WAPPI Pesawaran terima keluhan warga terkait program Pamsimas

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pesawaran – Warga Desa Sidodadi mengeluhkan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Masyarakat (PAMSIMAS) Tahun 2019 di Dusun Pengayunan I, Desa Sidodadi kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran, Selasa (9/6/2020)

Dua warga Desa Sidodadi berinisial WH dan RS mengadukan kerusakan Pamsimas yang baru diserah terimakan pada Januari 2020 lalu dimana mengalami kerusakan tidak mengeluarkan Air dari Bulan Maret 2020 sampai sekarang ini kepada Dewan Pimpinan Daerah Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (DPD KO-WAPPI) Kabupaten Pesawaran.

Kedua warga tersebut mengeluh karena mereka sagat membutuhkan air, Pamsimas di dusun Pengayunan 1 mengaliri kurang lebih 60 KK di desa tersebut.

Dihadapan pengurus dan wartawan yang tergabung dalam Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (KO-WAPPI) Kabupaten Pesawaran, kedua warga tersebut menceritakan kekecewaan warga terkait tidak berfungsinya tower yang dibangun melalui Program Penyediaan Air untuk Masyarakat tersebut.

“Tower air itu kalau tidak salah dibangun pada Tahun 2019 dan selesai dibangun pada Desember tahun itu. Kemudian diserahkan kepada masyarakat pada Januari 2020, namun saya tidak tahu persis pengelolaannya bagaimana dan anggarannya pembangunannya berapa,” kata WH.

Dia juga mengungkapkan sejak beberapa bulan terakhir Tower Air sudah tidak berfungsi untuk memenuhi kebutuhan air bersih sekitar 60 KK.

“Pengguna air bersih ini, yang ada krannya langsung sekitar 60 KK,” ujarnya.

Warga lainnya berinisial RS (25) juga mengungkapkan hal yang sama, menurut RS, tower itu dibangun pada masa Kades Rismawan Yuliadi dan penyerahannya dilakukan pada Januari 2020 oleh Ketua PAMSIMAS Desa Sidodadi Nurhayat.

“Penyerahan dilakukan bulan Januari 2020 oleh Ketua Pamsimas Desa Sidodadi Nurhayat, dan ketika penyerahan disaksikan oleh Kades Prastowo tang sekarang menjabat,” beber RS.

Dia juga menyampaikan tower air Program PAMSIMAS itu dibangun di Dusun Pengayunan I, Desa Sidodadi, Kecamatan Way Lima di atas tanah wakaf milik salah satu warga bernama Suharno.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Desa Sidodadi Prastowo membenarkan kondisinya rusak dan akan segera diperbaiki dan di Bor ulang.

“Nanti akan segera diperbaiki dan akan kita bor ulang kita sudah mengadakan pertemuan dengan masyarakat dan PMD,” pungkasnya melalui telp.

 

 

Reporter : Deni Wijaya

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *