Diduga lakukan Pungli dan selewengkan Dana Desa, Kades Cijujung Bogor resmi dilaporkan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Pemilihan langsung Kepala Desa memang sangat mengguntungkan bagi beberapa orang, pasalnya jika mereka terpilih dan menjabat sebagai kepala Desa, meraka akan dapat dengan mudah menggambil keuntungan dari jabatannya tersebut.

Seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Bogor khususnya di Desa Cijujung, dari nakalnya para oknum lurah atau kepala desa dalam mengelola dana desa, sampai tindakan pungli, dimana ternyata para oknum kepala desa tersebut terpilih karena pemilihan langsung.

Apakah ini yang menyebabkan tingginya keinginan para oknum kepala desa tersebut menjabat dengan pemilihan secara langsung?

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah yang juga merupakan Wakil Direktur 1, Indonesia Goverment Watch (IGW) ini mengatakan, bahwa dirinya beserta tim melaporkan ulah oknum kepala desa Cijujung Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor, Jawa Barat kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diduga melakukan tindakan Pungli serta penyelewengan dana desa yang merugikan negara.

“Saya meminta segera diusut sampai tuntas ulah oknum kepala desa ini yang sudah jelas terbukti melakukan tindak pidana pungli terhadap beberapa tempat usaha di daerah tempat dinasnya. Ini merupakan preseden buruk bagi masyarakat desa tersebut pastinya. Saya yakin kasus ini akan segera dinaikkan,” kata Iskandarsyah saat ditemui di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Rabu (10/06/2020).

Iskandarsyah menambahkan, surat laporannya pun sudah saya layangkan juga kepada Kejaksaan Agung RI agar bisa lebih cepat menindaki ke aparatur kebawahnya guna lebih objektif dalam penanganan kasus ini.

“Lurah Desa Cijujung, Wahyu Ardiyanto adalah kali pertama ini menjabat sebagai kepala desa Cijujung Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor Jawa Barat ini,” ujar Iskandarsyah

Iskandar juga menegaskan, Pidana yang dituduhkan adalah pungli yang dilakukan secara personal atas nama jabatan, dimana saat ini beliau adalah selaku kepala desa.

“Ini bukan opini, saya membawa beberapa bukti berupa kwitansi penerimaan yang langsung ditandatanagi kepala desa tersebut, kita sama-sama lihat hukum di negara kita sekarang ini” ungkap Iskandarsyah

Menurutnya, Wahyu Ardiyanto Sudah jelas dan terbukti jadi tak perlu lama-lama lagi untuk menahannya sebagai tersangka. Ini adalah contoh pimpinan daerah ditingkat terbawah sudah berani melakukan pungli atas nama jabatannya, apalagi kalau orang ini jadi yang lebih tinggi, bisa dia keruk harta rakyat semua.

“Surat ini pun saya tembuskan kepada Bupati Bogor ibu Ade Yasin dan Kementrian Desa besok, Kamis (11/06/2020), Saya juga meminta kepada kawan-kawan media untuk sama-sama mengawasi kasus ini, mari kita sama-sama membersihkan orang-orang kotor di negeri ini, termasuk kepala desa Cijujung ini,” tegas Iskandarsyah

Iskandarsyah berpesan, semoga ini menjadi pelajaran bagi semua kepala desa, bahwa anggaran dana desa untuk kesejahteraan rakyat desa, dan jangan coba-coba melakukan tindakan pungli kepada siapapun itu.

 

 

Reporter : BS

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *