Kampung Tangguh cegah Covid-19, Polres Nunukan bersama stakeholder bentuk Kampung Tangguh

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Penyebaran Pandemi Covid-19 di wilayah Indonesia khususnya di daerah Nunukan Kalimantan Utara masih perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Pusat dan Daerah guna mencegah laju penyebaran Covid-19.

Upaya pemerintah bersama seluruh komponen Bangsa dalam mencegah Pandemi Covid-19 terus dilakukan secara maksimal utamanya himbauan sosialisasi melalui media cetak dan media elektronik juga media sosial kepada masyarakat dalam rangka mematuhi Protokol Kesehatan.

Pencegahan penyebaran Covid-19 perlu digelorakan sampai tingkat paling bawah yaitu RT, Desa dan Kecamatan yang menjadi konsentrasi aktifitas warga sehari-hari.

Dalam upaya melakukan pencegahan, Jajaran Polres Nunukan turut berperan aktif dengan membentuk Tim POP (Problem Orented Policing) yaitu Kampung Tangguh dalam rangka menyiapkan manejemen masyarakat yang siap menghadapi tatanan kehidup baru dengan mencegah laju Pandemi Covid-19.

Kapolres Nunukan AKBP Saiful Anwar SIK, didampingi Wakapolres Kompol. H. Imam Muhadi S.Sos.SH.,MH, menggelar Rapat Koordinasi dengan seluruh kepala Bagian (Kabag) & kepala Satua (kasat) serta perwira dalam Rangka sebagai Tim POP pembentukan Kampung Tangguh Covid-19. di rungan Rapar Endra Darnalaksana Polres Nunukan. Rabu (10/06/2020).

Kapolres Nunukan menyampaikan, pembentukan Kampung Tangguh Covid-19 ini merupakan perintah pimpinan Polri kepada seluruh jajaran Polda, Polres dan Polsek dalam menekan laju Pandemi Covid-19 Menunu “New Normal Tatanan kehidupan Baru, ujarnya.

Lanjut Kapolres, Kampung tangguh Covid-19 ini nanti akan di tempatkan disuatu Desa/ Kelurahan dengan koordinasi secara intensi antara Polres Nunukan bersama elemen masyarakat, Kepala Desa/ Lurah, Puskesmas, Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19, tokoh masyarakat, Akademosi, TNI dan lainnya.

Kapolres berharap dengan terbentuknya “Kampung Tangguh covid-19″ yang ada di Kabupaten Nunukan menjadi Pilot Projek dalam memberikan edukasi masyarakat pentingnya bersama- Sama dalam mencegah secara Masiv Pandemi Covid-19.

Sesuai hasil Tim Survei adapun penentuan lokasi Desa/ Lurah menjadi Kampung Tangguh Pencegahan Covid-19 berdasarkan Kriteria-kriteria sebagai berikut.

Yang pertama lokasi Desa/ Lurah merupakan tempat penyebaran pandemi Covid-19 paling banyak.

Kedua Desa/lurah tingkat kerawanan tinggi penyebaran Covid-19, tingkat Kurangnya Kedisiplinan menjalankan Protokoler kesehatan Pencegahan Covid-19, ada kasus positif Covid di lokasi desa/ lurah tersebut dan Lainnya.

“Kampung Tangguh dalam Rangka Pencegahan Covid-19 menuju Tatanan Kehidupan Baru, nantinya dapat menjadi Pilot Projek bagi Desa/Lurah di Kabupaten Nunukan sehingga predikat Kampung Tangguh nanti bukan hanya masalah pencegahan Covid-19 namun juga tangguh Ekonomi dengan program Ketahanan Pangan Tangguh di bidang Kamtibmas dan Lainnya,” pungkas Kapolres Nunukan.

 

 

Reporter : Yuspal

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *