Tandatangani Fakta Integritas, Bupati Nunukan : Sangsi tegas menanti para pelanggar

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid SE.,MM, selaku Ketua Tim Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Disease (Covid-19) Kabupaten Nunukan melakukan penandatanganan Fakta Integritas pemberian sangsi tegas bagi pelanggar Protokok Kesehatan pandemi Covid-19. Kamis (11/06/2020).

Penandatanganan Fakta Integritas yang dilakukan Bupati Nunukan disaksikan Dandim 0911/Nnunukan, Kapolres dan Kepala Dinas Kesehatan serta juru bicara Civid-19 Kabupaten Nunukan.

Sanksi tegas akan diberlakukan terhadap pengelola fasiltas publik dan tempat berkumpu, cafe-cafe, termasuk rumah ibadah yang tidak mentaati kesepatan Fakta Integritas yang telah disepakati bersama oleh Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Menurut Hasan Basri Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Nunukan yang juga sebagai juru bicara Bupati Nunukan mengatakan, Bupati Nunukan selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 Nunukan bersama Wakil Gugus Tugas Kapolres Nunukan dan Dandim 0911/NNK telah mendatangi tempat-tempat fasilits publik, cafe-cafe dan rumah ibadah untuk mendatangani fakta integritas.

 

“Usai apel siaga, ketua Gugus Tugas Covid-19 Nunukan bersama wakil mendatangi tempat-tempat berkumpul untuk mendatangai fakta integritas terkait penyelenggaraan itu,” katanya, Kamis (11/06).

Dalam Fakta integritas tersebutu, pengelola atau pemilik usaha diminta mematuhi dan melaksanakan Protokol Kesehatan Covid-19, yakni,
– Menyediakan tempat cuci tangan atau handa sanitizer dipintu masuk.
– Wajib menggunakan masker.
– Mematuhi kapasitas daya tampung, maksimal 50 % dari kapasitas normal.
– Mematuhi jarak aman dengan orang lain (Physical Distancing).
– Menjaga kebersihan ruangan dan penyemprotan disinfektan secara berkala.

Akan ada sanksi bagi mereka yang tidak melaksanakan aturan yang tertera dalam Fakta Integritas.

Lanjud Hasan Basri, Khusus aturan yang diberlakukan terhadap rumah ibadah, Pemeritah Nunukan telah menerbitkan surat panduan pelaksanaan kegiatan ibadah secara berjamaah dalam rangka pencegahan penularan wabah Covid-19.

“Hari ini diterbitkan Surat Edaran (SE) No 02 tahun 2020 tentang penduan masyarakat produktif dan aman sektor rumah ibadah baik terhadap masjid, Gereja maupun Di.ah Ibada Lainya ujar Hasan Basri.

Salah satu poin petunjuk teknis pelaksanaan ibadah atau kolektif yaitu, rumah ibadah yang berada dilingkungan aman dari Covid-19, hal ini ditunjukan dengan surat keterangan rumah ibadah aman Covid-19 dari ketua gugus tugas kabupaten/kota atau kecamatan sesuai tingkatan rumah ibadah, setelah berkonsultasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah setempat bersama majelis-majelis agama di daerah masing-masing.

Mengenai Surat keterangan akan dicabut, manakala dalam perkembangannya timbul kasus penularan dilingkungan dirumah ibadah tersebut dan ditemukan ketidaktaatan terhadap protokol yang telah ditetapkan, pungkas Kabag Humas Pemkan Nunukan, Hasan Basri.

 

 

Reporter : Yusuf

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *