Bupati Lambar hadiri pembagian sembako dan BLT Dana Desa tahap 2 

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Barat – Bupati Lampung Barat Hi.Parosil Mabsus hadiri pembagian bantuan Sembako, Masker dan BLT-DD tahap 2 di Pekon (Desa) Muara Baru, Kecamatan Kebun Tebu, pada Sabtu (13/06) di halaman Kantor Setempat.bantuan ini diperuntukkan kepada masyarakat yang terdampak pandemik covid-19.

Selain Bupati, Hadir dalam penyerahan bantuan ini diantaranya Ketua DPRD Lambar Edi Novial S.Kom, Assisten, Kepala Dinas, Camat, Peratin dan Masyarakat setempat.

“Semoga bantuan yang telah di berikan dapat bermanfaat bagi masyarakat,dan Mari kita berdoa bersama-sama agar Wabah virus Corona atau Covid-19 ini cepat berlalu, supaya kita bisa beraktifitas seperti biasa lagi,”ujar Bupati.

Lanjutnya,Pekon Muara Baru ini, merupakan Pekon salah satu yang baru lahir, tetapi prestasinya tidak kalah dengan Pekon yang sudah dulu lahir.

“Oleh karena itu,Pak Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Lampung Barat memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya,kepada Pemerintahan Pekon Muara Baru,Peratin dan Kepada Masyarakat Pekon Muara Baru karena terus membangun agar Pekonnya Terus maju dan berkembang.dan Prestasi di Pekon Muara Baru ini,bukan karena hebatnya Peratin, tetapi karena dukungan dari masyarakat,” tambah Parosil.

Selain itu, Bupati mengharapkan agar masyarakat tetap patuh pada anjuran pemerintah dan tetap patuh pada protokol kesehatan agar kita terhindar dari virus korona,dan jangan lupa masyarakat tetap jaga kesehatan di rumah agar kita sentiasa terjaga kesehatannya.

Ditempat terpisah, Sanan Selaku Peratin (Kepala Desa) Pekon Muara Baru mengatakan,penyaluran BLT itu sesuai instruksi pemerintah terkiat pemanfaatan dana desa (DD) untuk penanggulangan dampak covid-19.

Bantuan Bantuan yang secara simbolis di berikan kepada masyarakat Pekon Muara Baru :

1. Penyerahan simbolis masker
2. Penyerahan simbolis sembako
3. Pencanangan pekon new normal
4. Penyerahan simbolis BLT dana desa tahap 2
5. Penyerahan simbolis insentif imam, marbot dan guru ngaji triwulan 2.

“Semoga bantuan tersebut dapat meringankan beban warga memenuhi kebutuhan pokok di tengah situasi pandemik covid-19 ini.dan BLT dana desa disalurkan selama tiga bulan.Setiap KPM menerima Rp600 ribu perbulan,” kata Sanan. Minggu (14-06).

Di samping itu,Sanan Menjelaskan,untuk melawan Covid-19, tentunya dibutuhkan perubahan kebiasaan pola kehidupan dari sebagaimana selama ini diterapkan, kepada pola kehidupan baru sebagaimana yang diintruksikan oleh pemerintah pusat, sebagaimana dikenal dengan istilah New Normal,yakni menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat serta menjalankan berbagai aktivitas yang didasari ketentuan protocol kesehatan.

Sanan Mengungkapkan bahwa selama Covid-19 melanda,berbagai aktivitas masyarakat menjadi sangat terbatas dan terkendala, diantaranya para pelaku usaha penggerak ekonomi, baik dalam proses produksi, pemasaran bahkan aktivitas jual beli, yang berdampak pada terpuruknya perekonomian skala besar.

Menghadapi situasi terkini, dirasa perlu kebijakan membangkitkan kembali pertumbuhan ekonomi masyarakat, namun dengan tidak mengabaikan upaya bersama dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,yakni dengan cara melanjutkan aktivitas perekonomian masyarakat dengan berbagai ketentuan yang diterapkan secara menyeluruh berdasarkan aturan protocol kesehatan.

Selain itu, menyikapi masalah penyerahan bantuan, Sanan menegaskan Pihaknya telah mewanti-wanti kepada Tim Pendata agar dalam mengusul nama penerima bantuan harus benar-benar berdasarkan ketentuan kriteria yang telah ditetapkan. Sehingga tidak menumbulkan polemic ditengah masyarakat.

 

 

Reporter : Rendi Setiawan

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *