Polres Tobasa tangani kasus penganiayaan secara profesional

  • Whatsapp
Kapolres Tobasa, AKBP Akala Fikta Jaya, SIk didampingi Kasat Reskrim, AKP Nelson Sipahutar saat dikonfirmasi.

MITRAPOL.com, Toba – Kasus dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang terjadi di depan Kedai milik Rainhard Simanjuntak JI. Mesjid, Kel. Napitupulu, Kec. Balige, Kab. Toba, Minggu (26/04/2020) sekira pukul 22.00 WIB akhirnya berbuntut panjang.

Menurut Kapolres Tobasa, Akala Fikta Jaya, SIk memastikan pihaknya akan menangani kasus yang melibatkan keluarga dekat tersebut berdasarkan proses hukum yang berlaku dan profesional. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Tobasa saat ditemui mitrapol di ruang kerjanya, Selasa (16/06/2020).

“Kita akan proses kasus tersebut sesuai proses hukum yang berlaku dan profesional,” tegas Akala.

Kasus dengan LP Nomor : LP /19 /IV / 2020 /SU / TBS / SEK BLG tertanggal (29/04/2020) atas nama pelapor HMN, 63, dengan tersangka JN(40), bersama adiknya RN(31), yang sebelumnya dilaporkan di Polsek Balige, telah dilimpahkan penanganannya di Polres Toba Samosir.

Hal senada juga disampaikan Kasat Reskrim Polres Tobasa AKP Nelson Sipahutar, kronologi penganiayaan yang dialami HMN berdasarkan keterangan saksi berawal saat korban berusaha melerai perkelahian yang terjadi antara tersangka JP dan LN.

“Bermula saat korban mendengar adanya suara ribut-ribut di dekat rumah korban, selanjutnya korban keluar rumah dan melihat para pelaku yang bernama JN dan RN berteriak-teriak. Korban menyuruh para pelaku untuk masuk ke dalam rumah.

Akan tetapi para pelaku mengira korban mau menyerang pelaku.  Pada saat korban mendekati pelaku dan menyuruh untuk masuk ke dalam rumah, tersangka JN memukul pundak korban dengan menggunakan
tangan serta mendorong korban sampai terjatuh. Korban berusaha bangkit kembali dan menyuruh pelaku untuk masuk ke rumah. Kedua pelaku kembali mendorong korban hingga terjatuh, tersangka RN kembali memukul korban dan mengenai dagu korban, paparnya.

Akibat penganiayaan tersebut korban mengalami bengkak pada bagian punggung, tangan kiri dan telunjuk tangan kiri serta luka lecet pada lengan bawah tangan kiri korban.

Untuk tindakan selanjutnya, pihak Polsek Balige telah menerima laporan pengaduan dan membawa korban ke Rumah Sakit HKBP Balige untuk berobat sekaligus permintaan VER (Visum). Dalam perkara ini Polisi telah pemeriksaan terhadap 5 orang saksi.

Pihaknya juga telah melakukan Gelar Perkara dengan tujuan untuk menaikkan tahap penyelidikan ke tahap
penyidikan pada Jumat (29/05).

Melakukan Gelar Perkara dengan tujuan gelar penetapan tersangka, Rabu (03/06), pemanggilan serta pengambilan keterangan tersangka, dan melakukan penahanan terhadap tersangka di Rutan Polsek Balige sejak Selasa (16/06).

“Rencana tindak lanjut, kita akan
melengkapi berkas perkara dan mengirimkan berkas perkara kepada JPU,” ujar kasat reskrim Nelson sipahutar.

 

 

Reporter : Abdi. S

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *