Puluhan buruh ramaikan sidang penggelapan bisnis kopi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Medan – Puluhan buruh PT. Opal Copi Indonesia (OCI) ramaikan persidangan perkara penggelapan atas nama terdakwa dr Benny Hermanto di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (16/6/2020), dengan agenda pembacaan replik  jaksa  dan yang  duplik tim penasihat hukum terdakwa.

Persidangan yang digelar di ruang Cakra-7 dipimpin hakim ketua Tengku Oyong berjalan lancar,  meski puluhan buruh wanita dengan mengenakan kaos kuning hadir sebagai pengunjung sidang.

Dalam persidangan, JPU Joice Sinaga menguraikan repliknya, yang intinya tetap pada tuntutan tiga tahun penjara, karena terdakwa terbukti melakukan penggelapan dalam bisnis kopi.

Sebaliknya penasihat hukum terdakwa juga menyebutkan tetap pada notabelaan (pledoi) yang intinya meminta agar terdakwa dibebaskan dari dakwaan dan tuntutan.

Perlu diketahui, Dr Benny Hermanto JAB, MBA (65) ,Direktur PT Sari Opal Nutriton (SON) dituntut tiga tahun penjara, karena terbukti bersalah melakukan penggelapan uang, terkait dengan bisnis kopi dengan saksi korban.

Disebutkan, terdakwa berbisnis dengan korban Suryo Pranoto sejak 2016. Terdakwa merupakan pemesan kopi ke perusahaan saksi korban. Namun belakangan terdakwa menunggak pembayaran, sehingga saksi korban mengalami kerugian sebesar Rp356.939.000.

Awalnya, saksi korban Suryo Pranoto dan terdakwa Benny Hermanto sudah lama menjalin kerjasama bisnis. Belakangan kedua perusahaan berbisnis jual-beli kopi.

Perusahaan terdakwa PT SON memesan kopi dari perusahaan saksi korban PT OCI. Sedangkan pembayarannya sesuai  kesepakatan dalam waktu 60 hari. Namun, meski sudah enam bulan belum juga dibayar, terdawa hanya menggunakan Purchase Order (PO)

Kacaunya, meski tertunggak, terdakwa tidak juga melunasi utangnya. Akibatnya, saksi korban mengalami kerugian sebesar Rp. 356.939.000

 

 

Reporter : ZH

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *