6 selamat 10 dalam pencairan, Kapal Pencari Ikan KM Puspita Jaya tenggelam di Perairan Selat Sunda

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Merak Banten – Peristiwa naas menimpa Kapal Motor (KM) Puspita Jaya yang tenggelam di perairan Selat Sunda dekat Gunung Anak Krakatau (GAK) pada Kamis sore, Kamis (18/6) sekitar pukul 17.26 Wib.

Dalam kejadian itu sebanyak 16 orang (15 ABK dan 1 Nahkoda)
Kapal Motor (KM) Puspita Jaya yang tenggelam di perairan Selat Sunda dekat Gunung Anak Krakatau (GAK) adalah warga Teluk, Labuan, Pandeglang, Banten.

Kejadian ini dibenarkan oleh Kopka Eko Hermawan salah satu anggota Posmat TNI AL yang ikut dalam pengeevakuasian yang dipimpin oleh DANPOS Peltu Hadi Sumartono.

 

Kopka Eko menerangkan ke Mitrapol.com bahwa pada saat itu, kondisi ombak di perairan Selat Sunda memang tinggi, diperkirakan antara 2-3 meter. Dalam kejadian tersebut enam orang Selamat dan 10 orang masih dalam pencarian.

Betul pak, terang Kopka Eko melalui pesan Whatsappnya, sebanyak 16 orang (15 ABK dan 1 Nahkoda) Kapal Motor (KM) Puspita Jaya yang tenggelam di perairan Selat Sunda dekat Gunung Anak Krakatau (GAK) adalah warga Teluk, Labuan, Pandeglang, Banten.

Kapal KM. Puspita jaya berangkat dari teluk-labuan menuju Rakata untuk mencari ikan dengan menggunakan jaring tongkol.sesampinya di perairan dekat pulau Rakata langsung menebar jaring.pada saat menebar jaring datang gelombang kapal tersebut terhantam gelombang disisi lambung kanan mengakibatkan kapal terbalik.tamabahnya.

Sementara, keenam korban selamat saat ini sudah dievakuasi dan berada di dermaga 1 Pelabuhan Merak,dan hari ini akan dilakukan pencarian lanjutan untuk korban yang belum ditemukan,  Saptu, (20/06/2020).

Tambah Eko, Korban Selamat KM Puspita Jaya berdasarkan informasi awal yang kami dapatkan belasan penumpang itu berangkat dari wilayah Banten menuju Pulau Rakata dekat Gunung Anak Krakatau (GAK) dan menginap disana.

Kemudian pada Jumat 19 Juni 2020 akan kembali lagi ke Banten. Namun ditengah perjalanan, kapal mereka dihantam ombak tinggi dan tenggelam.

Saat kapal mereka terbalik, sebanyak 16 orang itu sempat berenang menuju Pulau Rakata untuk menyelamatkan diri. Namun ada enam orang yang merasa tidak kuat dan kembali ke bangkai perahu yang belum tenggelam sepenuhnya itu.
Tim Maritim yang melakukan evakuasi korban dalam satu tim yaitu Basarnas Banten,TNI AL-Banten,Polairud Banten,KSOP kelas 1 Banten,Kodim cilegon,PMI Cilegon, dan ASDP Merak, papar Eko.

Adapun korban selamat yaitu, Surja (31) Kapten, Sanan (35), Dede (24), Aji (21), Atok (21), dan Hasan (55).

Hari ini kita bersama tim Basarnaz akan melakukan pencarian untuk korban yang belum ditemukan yaitu, Rasmin (30), Jamal (25), Wawan (25), Goler (30), Acui (25), Kastirah (50), Suri (50), Tanjan (35), Joni (30) dan Udi (42).

Harapan kita semuanya untuk pencarian hari ini,untuk korban yang belum ditemukan agar segera kita temukan dan mudah-mudahan semuanya selamat dan kita yang melakukan tugas selalu dalam lindunganNya, tutupnya.

 

Reporter : R. Siregar.

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *