Kapolda Papua pimpin pemusnahan miras lokal barang bukti hasil sitaan di Timika

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw memimpin Press Rilis hasil penyitaan minuman keras (Miras) lokal jenis Sopi di Kabupaten Mimika sejak bulan Mei hingga Juni 2020.

Pemusnahan dilakukan di Kantor Layanan Polres Mimika, pada Senin, 22 Juni 2020 dipimpin Kapolda Papua. Irjen Pol. Paulus Waterpauw, dan didampingi Kabidkum Polda Papua, AKBP. Guntur Agung, Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, Kapolres Mimika, AKBP. IGG Era Adhinata dan Ketua FKUB Mimika, Ignatius Adii

Jalanya Press Release, petugas Kepolisian menghadirkan 7 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka beserta barang buktinya.

Saat memimpin rilis pemusnahan, Kapolda mengisahkan sepenggal cerita saat memimpin penggerebekan tempat penyulingan miras lokal jenis Sopi di Kampung Kaugapu, Mapuru Jaya, Distrik Mimika Timur pada Minggu, (21/6) kemarin.

Menurutnya, keberadaan tempat penyulingan terletak ditengah hutan dan tersembunyi. Bahkan, lokasi tersebut harus ditempuh dengan menyeberangi sungai di Kampung Kaugapu, Distrik Miktim.

“Saat penggerebekan kemarin, kita temukan seorang pelaku dengan inisial MRO (28), saat itu pelaku sedang melakukan penyulingan dengan menggunakan Gula Pasir yang dicampur dengan Fermipan sambil dipanaskan untuk disalurkan melalui pipa,” kata Kapolda Papua. Irjen. Pol. Paulus Waterpauw.

Fermipan yang dimaksud adalah jenis ragi kering (Instant) atau ragi pengembang.

Dirinya menjelaskan, pada saat penyaluran melalui pipa. Pelaku kemudian menadah tetesan dari uap panas gula dan fermipan yang telah dimasak untuk dijadikan minuman Sopi.

Jalanya jumpa pers, selain menghadirkan tersangka MRO (28), polisi juga menghadirkan 6 tersangka lainya yang diamankan sejak bulan Mei hingga Juni 2020.

Tersangka MRO (28) dari lokasi penggerebekan di Mapuru Jaya, kemudian hasil tangkapan di Bulan Mei 2020 yang ditangani Polsek Miktim dengan tersangka berinisial SR, selanjutnya tersangka SL (35) ditangkap di jalan Leo Mamiri, Timika.

Sementara barang bukti berupa sejumlah gula dan ragi serta alat penyulingan berupa drum dan pipa hingga miras lokal setengah jadi dan yang sudah siap untuk dijual.

Miras lokal yang di sita dan dimusanhkan saat Press Rilis sebanyak 3.261 liter. Dikemas didalam jerigen berukuran 20 liter dan 5 liter.

“Kemarin di lokasi penggerebekan kita musnahkan 2.800 liter. Sehingga total dengan hari ini sebanyak 6.061 liter miras Sopi yang kita musnahkan,” ujar Kapolda sebelum pemusnahan.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Papua dan jajaran Kepolisian di Mimika yang telah menumpas tempat penyulingan dan peredaran miras di Kabupaten Mimika.

“Ini merupakan suatu hal yang sangat luar biasa dan betul-betul sangat membantu Pemerintah Kabupaten Mimika. Miras ini ibarat sampah, jadi sampah itu harus dibersihkan, karena sampah ini sumber penyakit,” katanya.

Dirinya juga berharap agar jajaran kepolisian Polres Mimika agar konsisten menumpas habis keberadaan miras lokal tersebut.

Barang bukti berupa miras lokal kemudian dimusnahkan bersama-sama dipimpin Kapolda Papua Irjen Pol. Paulus Waterpauw didampingi Wakil Baupati Mimika, Johannes Rettob dan Ketua FKUB Mimika, Ignatius Adii

Terhadap para pelaku dikenakan UU No. 08 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan UU No 18 tahun 2012 tentang pangan. Dengan ancaman pidana paling lama 20 tahun.

 

 

Reporter : AQM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *