WOW, Oknum PNS Dishub Pemalang diduga tipu korban 4,3 M dalam perekrutan CPNS di Pemalang

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pemalang – Satreskrim Polres Pemalang berhasil mengungkap Dua orang jaringan penipuan berkedok rekruitmen CPNS di Pemerintah Kabupaten Pemalang, Kedua tersangka yakni Slamet Mauzun (43) warga Warungpring dan Isdiyo (44) warga Banjarmulya, merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Dinas Perhubungan.

Kasatreskrim Polres Pemalang, AKP Suhadi, menjelaskan, penangkapan kedua pelaku berdasaran informasi dan laporan dari masyarakat.

“Laporan masuk pada tanggal 28 Mei 2020 lalu. Dari hasil pengembangan, korban dari komplotan ini ada beberapa orang,” jelas Suhadi.

Menurut Suhadi, modus operasi komplotan ini adalah dengan mendatangi warga yang berminat mendaftarkan diri sebagai PNS. Atas bujuk rayu kedua pelaku, para korban yang dijanjikan akan diloloskan menjadi PNS kemudian menyetorkan uang dengan jumlah bervariasi, mulai dari RP 50 juta sampai Rp 100 juta tiap orang.

Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku mengaku sebagai panitia penerimaan CPNS. Salah satu korban, yakni Mudin, warga Randuongkal, bahkan sudah menyerahkan uang sebanyak Rp 137 juta. “Korbannya banyak lebih dari 10 orang. Uang hasil kejahatan Rp 1 miliar lebih,” imbuhnya.

Pelaku menjanjikan anak korban diloloskan dalam seleksi CPNS. Setelah ditunggu sekian lama, janji kedua pelaku meloloskan menjadi PNS tak terbukti. Merasa ditipu, korban kemudian melaporkan ke Polres Pemalang.

Dalam acara gelar perkara di Mapolres Pemalang, senin (22/6) kedua tersangka mengakui perbuatannya, hasil dari memberdaya korban digunakan untuk pesta disejumlah cafe dangdut.

Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Parsetyo Nugroho mengatakan, tersangka SM dan IS dijerat perkara penipuan dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

“Pelaku melancarkan aksinya sejak tahun 2019, mengaku sebagi panitia CPNS dan bisa mengusahakan jalur internal,” kata Kapolres.

Kemudian, kasus ini diusut setelah mendapat laporan dari masyarakat dan salah satu korban yang sudah menyetorkan uangnya sebanyak 4 kali dengan total setoran sebayak Rp 137 juta. Namun sampai dengan kesepakatan, korban tidak kunjung mendapat kejelasan sebagai PNS sebagaimana yang dijanjikan tersangka.

Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan, dua tersangka itu juga melakukan penipuan hal yang sama kepada 54 korban, dan jika ditotal yang didapat tersangka sebanyak Rp 4,3 miliar.

Tersangka Isdiyo merupakan PNS yang bekerja di lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Pemalang dan pernah ditempatkan di lingkungan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pemalang, sementara Slamet Mauzun adalah pekerja swasta yang membantu tersangka Isdiyo dalam mencari mangsanya.

 

 

Reporter : Rizqon Arifiyandi

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *