Sampaikan Nota Penjelasan, Bupati Nunukan : Raih WTP berturut-turut dari BPK, Pemkan Nunukan dinilai sehat

  • Whatsapp
Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura bersama Ketua DPRD Nunukan Hj. Leppa didampingi Wakil Ketua Buhanuddin SH.

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid SE.,MM, menyampaikan Nota Penjelasan terhadap Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 pada Rapat Paripurna ke-3, Masa Sidang III DPRD Kabupaten Nunukan. Senin (22/06/2020)

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Nunukan, Hj. Rahma Leppa didampingi Wakil Ketua II DPRD Burhanuddin Shi,MM, yang membahas Penyampaian Nota pejelasan Bupati terhadap Raperda Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2019.

Bupati menjelaskan bahwa Nota Penjelasan Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2019 telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan telah mendapatkan predikat WTP.

Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Nunukan, BPK RI memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),”Bagi kami yang terpenting bukan WTP-nya tetapi kemampuan kita menselaraskan WTP ini dengan peningkatan kinerja kita di semua aspek pelayanan kepada masyarakat,” ujar bupati dihadapan anggota dewan yang terhormat.

Bupati menyampaikan, laporan realisasi anggaran 2019 tersebut, sudah termasuk realisasi anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan Dana Operasional Sekolah (BOS) yang meliputi lembaga Sekolah SD Negeri dan SMP Negeri di Kab. Nunukan tahun 2019.

Dilihat dari laporan tertulis Bupati, Pendapatan Daerah pada tahun 2019, dianggarkan sebesar Rp1.373.862.433.759,49 dengan realisasi mencapai 88,11% atau sebesar Rp1.210.576.410.412,97.

Pendapatan Daerah itu, terdiri Target pendapatan asli daerah sebesar Rp.111.331.435.802,00 dan terealisasi sebesar Rp. 104.841.099.340,75

Di samping itu, Pendapatan Daerah juga berasal dari Pendapatan Transfer, yaitu pendapatan yang diterima dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sebesar Target pendapatan transfer sebesar Rp.1.042.183.931.957,49 dan terealisasi sebesar rp. 882.872.516.041,39.

Dan lain-lain Pendapatan Daerah yang sah dianggarkan.

Sedangkan target lain – lain pendapatan yang sah pada tahun 2019 sebesar Rp. 220.347.066.000,00 dan terealisasi sebesar Rp. 222.862.795.030,83

Anggaran belanja dan transfer bantuan keuangan ke desa dalam apbd kabupaten nunukan tahun anggaran 2019 sebesar Rp.1.384.690.269.397,333 sebesar Rp 1.202.701.621.282,31 atau 86,86%, dengan rincian sebagai berikut:

Belanja operasi terdiri dari belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja subsidi, belanja hibah, bantuan sosial dan bantuan keuangan yang dianggarkan.

Belanja modal terdiri dari belanja tanah, belanja peralatan dan mesin, belanja gedung dan bangunan, belanja jalan, irigasi dan jaringan, dan belanja aset tetap lainnya yang dianggarkan sebesar Rp.255.368.260.235,37.

Belanja tidak terduga dianggarkan sebesar Rp.3.500.000.000,00. Dengan realisasi belanja sebesa Rp.525. 912. 960,00

Transfer bantuan keuangan ke desa pada tahun anggaran 2019 dianggarkan Rp. 271.994.019.536,91

Sedangkan untuk Pembiayaan terdiri dari penerimaan pembiayaan yaitu penggunaan silpa yang dianggarkan sebesar Rp.13.827.835.637,84 dengan realisasi Rp. 25.943.094.764,59 dan pengeluaran pembiayaan yaitu penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Nunukan yang dianggarkan sebesar Rp. 3.000.000.000, dengan realisasi 100%.

Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019 yang disampaikan Bupati Nunukan merupakan laporan tentang kinerja pengelolaan Keuangan.

Bupati Nunukan mengingatkan kepada kita semua bahwa saya bersama jajaran, Pemkab Nunukan membuka diri untuk menerima berbagai saran dan masukan yang positif, karena dari berbagai program pelaksanaan kegiatan masih terdapat sejumlah kekurangan dan kelemahan yang membutuhkan pembenahan yang lebih lanjud.

Bupati berharap agar Nota Rancangan Peraturan Daerah kabupaten Nunukan tentang pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA.2019 dapat dibahas lebih lanjut dan disahkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Nunukan.

“Boleh kita berbeda partai dan berbeda pilihan tetapi tetap satu dalam tujuan untuk terus membangun Kabupaten Nunukan yang dilandasi dengan ketulusan keimanan dan ketaqwaan, pungkas Nupati Nunukan.

 

 

Reporter : Yuspal

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *