Beliadi : HET Gas 3 Kg jangan dinaikan, Stok dan suplainya ditingkatkan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Beltim – Kecilnya keuntungan yang didapat oleh Pangkalan Gas dan Badan Usaha Milik Desa di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menjadi alasan itucmereka menjual Gas LPG bersubsidi 3 (tiga) Kilogram di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Hingga mencapai Rp 20.000 /tabung. Padahal HET yang ditetapkan pemerintah Kabupaten Beltim Rp 15.900 – Rp 16.250. Kamis (25/06/202).

Masalah ini mendapat tanggapan dari Hellyana, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Dapil Kabupaten Belitung dan Beltim.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Babel tersebut menganjurkan agar Pemkab Beltim bisa untuk menaikan HET gas LPG 3kg untuk masyarakat miskin tersebut.

Dengan Tujuan supaya bisa menambah keuntungan untuk pangkalan pangkalan khususnya yang merupakan BUMDes.

Kunjungan Kerja Anggota DPRD Provinsi Babel pada hari Selasa (23/6/2020) di ruangan Rapat Bupati Beltim yaitu terkait masala penetapan harga jual dan pengelolaan gas oleh BUMDes, kalau pemeritahan menaikan HET LPG 3kg maka untungnya itu bisa untuk BUMDes, dan masyarakat desa itu pun bisa juga menikmati keuntungan tersebut dari PADes (Pendapatan Asli Desa), ujarnya

Hal berbeda yang di sampaikan oleh Beliadi, menanggapi ide bagus atau usulan rencana kenaikan HET yang disampaikan oleh Hellyana politisi PPP tersebut, Beliadi tetap mengapresiasi langka tersebut.

Beliadi yang juga Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari Partai Gerindra punya usul lain. Menurut Ketua DPC Gerindra Kabupaten Beltim ini, HET gas 3kg ke masyarakat tetap segitu dan jangan ada usulan dinaikan. Tapi, harga dari pertamina ke agen yang diturunkan.

“Jadi agen tetap dapat untung dan masyarakat tidak menambah beban baru dengan naiknya HET gas 3kg.

Cukuplah listrik sudah naik, sekarang ini kerjaan susah, ekonomi sangat sulit, BPJS pun juga sudah naik. Jadi Gas 3 kg kalau bisa jangan naik,” ujar Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Babel ini saat dimintai tanggapan dari Wartawan Mitrapol.com Rabu (24/6/2020).

Ditambah lagi selama ini banyak BUMDes yang masih belum melaporkan pembukuan usaha dan laporan lainnya.
Nanti malah yang kita takutkan dengan kenaikan gas ini hanya akan menguntungkan segelintir orang saja dan akan membebani warga-warga yang kurang mampu. Sedangkan subsidi gas LPG 3 Kg ini bertujuan memang untuk meringankan beban masyarakat miskin.

Satu lagi, pesan atau imbauan dari Beliadi, yang sebenarnya harus diperhatikan ialah masala ketersediaan gas 3 kg ini, karna yang saya ketahui Pemasokan gas 3 kg ini sering langka.

“Dengan demikian, masalahnya bukan di harga sekarang ini, tapi stok dan suplai yang kurang dari Pertaminalah yang harus ditingkatkan dan jadi perhatian,” pungkasnya

 

 

Reporter : Serli Agus/Tarmizi

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *