“Jurus Mabok” Ka Dinsos Aceh

  • Whatsapp
Muttaqin sebagai Wakil Direktur II CV.Maju Bersama

MITRAPOL.com, Aceh – Meninggalnya KPA Dinsos Provinsi Aceh Iskandar, S.Sos, MM akibat serangan jantung di RSUD Zainal Abidin Banda Aceh meninggalkan fenomena tersendiri di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Aceh, terang Muttaqin sebagai Wakil Direktur II CV. Maju Bersama menyampaikan kepada mitrapol.com.

Pada tanggal 8 Juni 2020, Drs H Alhudri MM sebagai Kepala Dinas Sosial Aceh mengeluarkan surat bernomor.467.2/2765/2020 perihal Tender/Seleksi Gagal untuk Paket Kegiatan WKSBM (prasmananKabupaten Aceh selatan dan Kota Langsa)

Alhudri panik, ketika sidang “Gugatan Perbuatan Melawan Hukum” dengan No. Perkara : 29/Pdt.G/2020/Pn Bna masih berjalan di Pengadilan Negeri Banda Aceh, tiba-tiba dia menyatakan Tender/Seleksi Gagal dengan tidak menyebutkan alasannya, jelas Muttaqin

Bahwa Alhudri tidak menghormati proses hukum yang sedang berjalan, Objek Perkara/gugatan adalah proses tender dan dengan membatalkan tender tersebut menunjukkan ada itikad tidak baik dari Ka Dinsos Aceh untuk menghilangkan objek perkara/sengketa.

Bahwa seluruh proses lelang berdasarkan Tahapan dan Dokumen Pemilihan Nomor : 01/05.DP/ADD.I/Pokja Pemilihan XXVI/2020 sudah dijalankan, Pokja Pemilihan XXVI telah menetapkan CV. Metro Pasee Pacific sebagai pemenang. Selanjutnya KPA Dinsos Aceh sebelum menetapkan SPPBJ melakukan reviu atas laporan hasil pemilihan Penyedia dari Pokja Pemilihan untuk memastikan:

a. bahwa proses pemilihan Penyedia sudah dilaksanakan berdasarkan prosedur yang
ditetapkan; dan
b. bahwa Pemenang Pemilihan/Calon Penyedia memiliki kemampuan untuk melaksanakan
Kontrak.

Dan clear SPPBJ pun diterbitkan oleh KPA kepada CV. Metro Pasee Pacific, artinya bahwa KPA tidak menemukan permasalahan apapun dari proses poin a dan b diatas.

Maka tidak terpenuhinya syarat Tender Gagal berdasarkan Dokumen Pemilihan Nomor : 01/05.DP/ADD.I/Pokja Pemilihan XXVI/2020 artinya bahwa Tender/Seleksi Gagal Cacat Hukum dan Batal Demi Hukum.

Muttaqin menyampaikan bahwa dalam waktu dekat mereka akan menggugat surat Alhudri, bernomor.467.2/2765/2020 ke Pengadilan Negeri Banda Aceh.

Ampuhkah “JURUS MABOK” yang dilakukan oleh Alhudri ?

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *